JP Radar Kediri - Nama Helwa Bachmid baru-baru ini membuat geger publik usai mengungkapkan kisah pilu menjadi istri simpanan penceramah Habib Bahar bin Smith.
Melalui akun Instagram miliknya, ia mengungkapkan kisah sedih tepat satu tahun pernikahannya, pada Sabtu 15 November 2025.
"Happy Anniversary sayang, nggak nyangka ya kamu menutupi pernikahan kita sudah satu tahun dan selama satu tahun ini hidup aku penuh kamu buat menderita," tulis Halwa.
5 Fakta Helwa Bachmid saat Dinikahi Bahar Smith
Dalam unggahannya, ia mengaku dilentarkan bahkan dijauhkan dari ajaran agama Islam. Padahal, Bahar Smith dikenal sebagai pendakwah yang kerap kali menasihati para jamaahnya.
"Nikah sama Habib Bahar Smith bahagia dunia akhirat❌️. Nikah sama Habib Bahar Smith ditelantarin dan dijauhkan dari ajaran agama✅️," tulis Helwa dalam unggahannya, dikutip Minggu (16/11).
Mahar Cincin 2 Gram
Tak hanya itu, Helwa mengaku tidak diberi mahar oleh Bahat Smith sebagai syarat pernikahan pada umumnya.
Ia mengaku, dirinya hanya diberi cincin 2 gram saat dinikahkan satu tahun yang lalu.
"Inilah cincin ikatan perkawinan antara aku dan dia yang senilai 2 gram. Tanpa uang mahar sepeserpun," tegasnya.
Tidak Mendapat Buku Nikah
Anehnya, Helwa juga mengaku tidak mendapatkan buku nikah saat dipersunting Bahar Smith. Ia hanya mendapat selembar kertas sebagai bukti pernikahannya.
"Nikah hanya sehelai kertas saja (tidak ada buku nikah)," ujarnya.
Tidak Mendapat Bimbingan Agama
Helwa mengungkapkan, selama menjalani pernikahan, ia tidak pernah mendapatkan bimbingan agama maupun perhatian sebagai seorang istri.
Bagaikan Istri Simpanan
Ia bahkan merasa hanya diperlakukan layaknya istri simpanan.
“Selama kita menikah aku tidak merasakan dibimbing secara agama bahkan selama satu tahun juga hidupku bagaikan istri simpananmu yang kamu butuhkan di saat kamu hanya ingin hs (have sex, red) sama aku, tapi kamu tidak pernah datang untuk melihat keadaan ku gimana bahkan sekedar nanya keadaan ku aja kamu nggak pernah,” tutur Helwa.
Sifat dan Perlakuan Buruk
Helwa menegaskan keberaniannya mengunggah kisahnya itu bukan untuk menjatuhkan Bahar Smith, melainkan karena sifat dan perlakuan buruk tersebut sudah tidak dapat ditoleransi.
“Aku berani posting ini bukan karena ingin menjelek-jelekanmu tapi kejelekanmu sudah tidak bisa ku toleran lagi, karna sesakit dan sesulit itu untuk aku berkomunikasi denganmu," pungkasnya
Editor : Shinta Nurma Ababil