Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jejak Dua Putra Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Dunia Mesin hingga Aset Digital

Jauhar Yohanis • Selasa, 4 November 2025 | 00:10 WIB

Yudo Archiles Purboyo (kiri) dan Yuda Purbaya Sunu, dua putra Purbaya Yudhi Sadewa
Yudo Archiles Purboyo (kiri) dan Yuda Purbaya Sunu, dua putra Purbaya Yudhi Sadewa

Nama Purbaya Yudhi Sadewa sudah lama tak asing di telinga publik. Ekonom senior yang kini menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia itu dikenal lewat pandangan-pandangannya yang tajam terhadap kebijakan fiskal dan dinamika pasar nasional. Namun, di balik peran strategisnya sebagai pejabat publik, ada sisi kehidupan keluarga yang menarik untuk disimak—terutama tentang dua putranya yang kini ikut menjadi sorotan publik: Yudo Achilles Sadewa dan Yuda Purboyo Sunu.

Keduanya tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan dunia angka, analisis, dan kebijakan. Namun, alih-alih mengikuti jejak sang ayah secara langsung, mereka justru menapaki jalan hidup dengan pilihan masing-masing: satu di dunia teknologi dan keuangan digital, satu lagi di ranah teknik mesin dan wirausaha kecil.

Yuda Purboyo Sunu: Insinyur Muda dengan Jiwa Wirausaha

Yuda Purboyo Sunu merupakan putra pertama dari pasangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Ida Yulidina. Berdasarkan data dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Yuda terdaftar sebagai mahasiswa aktif Program Studi Teknik Mesin Universitas Indonesia (UI) sejak 2020.

Meski baru menginjak usia awal dua puluhan, Yuda menunjukkan ketertarikan pada bidang bisnis sejak muda. Ia diketahui menjalankan usaha kecil penjualan ikan nila segar secara daring melalui platform e-commerce—sebuah langkah sederhana namun mencerminkan karakter kemandirian dan inovatif.

Sebelum menempuh pendidikan tinggi, Yuda bersekolah di SMP Pangudi Luhur, Jakarta Selatan, salah satu sekolah swasta ternama yang dikenal melahirkan banyak tokoh publik. Di sana pula ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan seni.

Namun, perjalanan Yuda tak selalu mulus. Ia sempat menjadi sorotan karena rumor yang menyebut dirinya sebagai anak berkebutuhan khusus. Isu itu kemudian ia klarifikasi sendiri. Dalam sebuah kesempatan, Yuda menjelaskan bahwa di masa kecil ia memang pernah mengalami gangguan saraf ringan dan harus menjalani terapi intensif. Kini, kondisinya sudah pulih sepenuhnya.

Di media sosial, Yuda tampil sebagai sosok yang sederhana dan humoris. Salah satu unggahannya yang mencuri perhatian adalah foto bersama Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, dengan keterangan ringan: “Minta dana PL Fair”—merujuk pada acara seni tahunan SMA Pangudi Luhur.

Unggahan itu menggambarkan pribadi muda yang santai, berani berseloroh, namun tetap menunjukkan kedekatannya dengan lingkaran elite ekonomi dan politik nasional.

Yudo Achilles Sadewa: Trader Muda Beraset Miliaran

Berbeda dengan sang kakak, Yudo Achilles Sadewa memilih jalur yang jauh dari dunia teknik. Ia lahir di Jakarta pada 2006 dan sejak remaja telah mencuri perhatian publik karena kiprahnya di dunia trading digital dan aset kripto.

Lulusan SMA Al-Izhar Pondok Labu ini mulai mengenal dunia investasi sejak masih duduk di bangku SMP. Dengan modal awal hanya Rp500 ribu hasil tabungan pribadi, Yudo mempelajari dunia trading secara otodidak lewat video tutorial dan forum daring.

Seperti banyak trader pemula, perjalanan Yudo diwarnai jatuh bangun. Ia pernah menelan kerugian besar saat mencoba berbagai instrumen, mulai dari saham, forex, kripto, hingga binary option. Namun ketekunannya membuahkan hasil ketika ia mampu membaca momentum pasar kripto dan meraih keuntungan besar dari aset Shiba Inu pada 2022—saat usianya baru 16 tahun.

Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam kariernya. Ia mengaku telah berhasil mengelola portofolio aset senilai Rp13 miliar, hasil dari berbagai investasi digital. Keberhasilan itu membuatnya dijuluki “trader muda miliarder”, sekaligus menjadikannya figur inspiratif di kalangan anak muda.

Selain aktif sebagai trader, Yudo kini dikenal sebagai konten kreator edukatif di media sosial. Melalui platform TikTok dan komunitas investasi daring, ia membagikan pengetahuan tentang literasi keuangan dan manajemen risiko dengan gaya yang ringan dan mudah dipahami.

“Kalau mau cuan, jangan kejar tren. Pahami risiko, baru ambil langkah,” tulisnya dalam salah satu unggahan yang viral di kalangan pengikut muda.

Dibesarkan dalam Tradisi Akademis dan Disiplin

Meski menempuh jalan yang berbeda, Yudo dan Yuda tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menekankan pendidikan, integritas, dan disiplin. Nilai-nilai itu tampak dalam gaya hidup mereka yang tidak berlebihan, serta dalam cara mereka berbicara di ruang publik—tenang, reflektif, dan terukur, tak jauh berbeda dengan sang ayah.

Kehadiran dua putra ini seolah menjadi cerminan wajah baru keluarga pejabat publik di era digital: generasi yang tidak hanya mewarisi nama besar, tetapi juga berusaha membangun jati diri dan kontribusi sendiri.

Editor : Jauhar Yohanis
#menteri keuangan #Purbaya Yudhi Sadewa