JP Radar Kediri – Pemerintah melalui Kementerian Sosial mulai menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 4 November ini.
Namun bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum mendapatkan saldo, Kemensos memberikan panduan agar penyaluran dan pengiriman saldo tidak terkendala.
Pasalnya, kesalahan yang dilakukan KPM dapat berdampak pada pembatalan status sebagai penerima dan berpotensi untuk namanya dihapus sebagai KPM di DTSEN.
Diketahui, Kementerian Sosial dan mulai disalurkan oleh beberapa bank himbara menyusul bank BSI yang mencairkan untuk KPM Aceh.
Mulai dari bank Mandiri, BRI, BNI juga turut mulai menyalurkan bansos PKH BPNT bahkan hingga bantuan penebalan di beberapa daerah.
Beberapa bukti pencairan yang ditunjukkan KPM dalam channel Youtube Klik Bansos terlihat dengan nominal berbeda-beda. PKH dan BPNT di Bank Mandiri cair berbarengan, termasuk komponen SD dan BPNT tahap 4.
Adapun bantuan penebalan Rp400.000 tercatat cair di Kabupaten Bekasi. Sedangkan, KKS lama Bank BNI menerima saldo Rp826.000 untuk PKH tahap 4.
Pencairan BPNT tahap 4 di Bank Mandiri tercatat sebesar Rp600.000. Sementara itu, PKH tahap 4 Bank BRI sudah cair di Belitung dan Sumatera Selatan untuk KKS peralihan dari PT Pos.
PKH Bank BNI juga telah cair senilai Rp2.300.000. Secara umum, pencairan PKH dan BPNT tahap 4 terpantau di wilayah Jawa dan Sumatera.
Kemensos Tegaskan KPM Untuk Perhatikan Ini
Kementerian Sosial meminta para Keluarga Penerima Manfaat memperhatikan beberapa hal ini:
1. KPM diminta memperhatikan aturan hingga larangan penerima bansos agar bantuan dapat segera diterima.
2. Kartu KKS Merah Putih wajib dijaga dan disimpan oleh KPM sendiri. Artinya tidak boleh disimpan oleh pendamping, kelompok, atau pihak kelurahan.
3. Pencairan harus dilakukan langsung oleh KPM. Pengecualian hanya diberikan bagi yang sakit atau berhalangan, di mana pencairan dapat diwakilkan oleh saudara terdekat atau orang terpercaya.
4. Dana bantuan dilarang digunakan untuk game online terlarang, membeli rokok, atau minuman keras.
5. Pelanggaran terhadap aturan ini akan berakibat pada pencoretan kepesertaan PKH maupun BPNT di tahap selanjutnya.
Bagaimana jika belum terima bansos hingga saat ini?
Tenang, bansos yang cair pada tanggal-tanggal ini merupakan susulan untuk KPM yang baru melakukan peralihan dari kantor pos ke kartu KKS.
Adapun bansos tahap 4 penyalurannya hingga Desember. Jadi, untuk yang belum mendapat saldo masuk ke rekening mohon untuk bersabar sebentar.
Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair
Dilansir dari Youtube Diary Bansos, pencairan Bansos tahap keempat PKH dan BPNT periode Oktober–Desember 2025 sudah mulai berjalan di beberapa wilayah.
Penyaluran diawali oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) di Provinsi Aceh. Sejak 25 Oktober 2025, bansos PKH BPNT Cair disusul BLTS Kesra Rp 900 ribu yang mulai cair pada 31 Oktober 2025.
Menariknya, penerima di Aceh melalui BSI menjadi yang tercepat dalam pencairan bansos kali ini. Hal itu dilatarbelakangi oleh jumlah KPM yang tidak terlalu banyak, serta jenis bank penyalur yang hanya satu yakni BSI.
Nominal Bansos November 2025
Besaran nominal yang sudah diterima penerima manfaat bahkan mencapai Rp 975 ribu.
Jumlah itu bahkan disusul saldo tambahan Rp 900 ribu untuk BLTS Kesra.
Nominal yang sedikit berbeda di rekening (misalnya Rp 925 ribu) bisa disebabkan oleh sisa saldo sebelumnya dari bantuan tahap lalu. Artinya, pencairan ini benar-benar sudah mulai berjalan dan bukan sekadar rumor.
Selain BSI, pencairan juga mulai terpantau di Bank Mandiri. Beberapa KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di daerah Belitang, Sumatera Selatan, melaporkan saldo PKH Rp975 ribu dan BPNT Rp600 ribu sudah masuk pada 31 Oktober 2025.
Baca Juga: Kalender Jawa Weton Hari Ini Sabtu 1 November 2025, Watak, Rezeki, Karir, Asmara
Bahkan, penerima di Bogor Barat juga melaporkan pencairan PKH Balita sebesar Rp750 ribu. Variasi jumlah yang diterima tergantung pada komponen bantuan yang terdaftar, seperti anak sekolah, lansia, ibu hamil, atau balita.
Meskipun demikian, sebagian penerima sudah bisa menarik dana bansosnya, namun masih banyak juga yang melaporkan saldo belum masuk.
Hal ini merupakan hal yang normal karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai jadwal masing-masing bank dan wilayah.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil