Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Klarifikasi Trans7 Ditunggu Seiring Seruan Boikot, Tayangannya Dianggap Menyinggung Kiai Sepuh Lirboyo

Shinta Nurma Ababil • Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:12 WIB
Ramai seruan boikot Trans 7 di media sosial
Ramai seruan boikot Trans 7 di media sosial

JP Radar Kediri – Tanah air kini dibuat heboh dengan kemunculan tagar #BoikotTrans7. Tagar ini muncul dari berbagai kalangan terutama daru kalangan santri dan masyarakat pesantren.

Gelombang protes ini muncul setelah Trans7 menayangkan salah satu episode program XPOSE dengan judul yang dianggap provokatif yakni “Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?”

Cuplikan tayangan tersebut sontak memicu kemarahan publik. Kini tayangan itu tersebar luas di media sosial utamanya TikTok dan Instagram.

Konten tersebut dinilai telah melecehkan martabat kiai, santri, dan institusi pondok pesantren.

Respon LBH Ansor Kediri

LBH Ansor Kota Kediri juga ikut menanggapi hal ini. Pihaknya menyatakan bahwa tayangan Xpose tersebut menampilkan narasi atau komentar yang dinilai melecehkan kehormatan Kyai Sepuh Lirboyo.

Untuk itu, LBH Ansor menyiapkan peringatan hukum agar pihak Trans7 melakukan klarifikasi atau permintaan maaf.

Ketua LBH Ansor Kediri, Bagus Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengeluarkan peringatan hukum kepada manajemen Xpose Trans7.

Hal ini juga didasari banyaknya pengaduan masyarakat dan tekanan publik yang menilai bahwa tayangan itu telah melewati batas kritik konstruktif.

Meski awalnya diduga sebagai bentuk kritik sosial, namun narasi yang menyudutkan kehidupan santri dan pesantren melalui itu tidak berimbang serta berpotensi menimbulkan salah persepsi.

Publik menilai penyajian tayangan tersebut terlalu menyinggung ranah keagamaan.

Isi tayangan menimbulkan stereotip negatif terhadap dunia pesantren.

Baca Juga: Weton Selasa Wage: Berwatak Tenang, Rezeki Besar, Mudah Luluh dalam Urusan Cinta

Konten tidak berimbang, karena menyoroti kehidupan pesantren secara sepihak dan tanpa konfirmasi langsung dari pihak terkait.

Isu ini juga menjadi sensitif karena sejak beberapa waktu terakhir, media sosial kerap memunculkan pemberitaan yang “menggoreng” isu santri atau pondok pesantren tanpa dasar yang jelas.

Sehingga atas tayangan itu, muncul reaksi keras dengan nenggunakan Tagar #BoikotTrans7 yang kini trending di berbagai platform.

Sementara di Instagram, akun “Santri Melawan” mengunggah video dengan tulisan tegas, “BOIKOT!!! Trans7 yang telah menghina kiai dan santri.”

Desakan Permintaan Maaf dan Klarifikasi Trans7

Desakan agar Trans7 bertanggung jawab dan memberikan klarifikasi resmi kini bergema di media sosial.

Mereka menuntut permintaan maaf terbuka serta adanya etika media dalam mengangkat tema keagamaan.

Di sisi lain, sebagian masyarakat menilai bahwa program semacam XPOSE bisa menjadi kritik sosial yang sah, asalkan disampaikan secara proporsional dan menghormati nilai-nilai agama.

Namun hingga artikel ini ditulis, pihak Trans7 belum memberikan klarifikasi resmi mengenai maksud dan tujuan tayangan tersebut.

 

Editor : Shinta Nurma Ababil
#trans 7 #viral #Boikot trans7 #tagar