JP Radar Kediri - Presiden RI Prabowo Subianto telah resmi melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo yang diberhentikan dalam perombakan Kabinet Merah Putih jilid kedua pada 8 September 2025.
Pelantikan Erick Thohir berlangsung di Istana Negara, Jakarta, kemarin Rabu, pukul 15.00 WIB.
Seiring hal ini, Presiden Prabowo memberhentikan Erick Thohir dari jabatan sebelumnya sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Keputusan pengangkatan Erick sebagai Menpora tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara, ditetapkan di Jakarta, pada 6 September 2025.
Baca Juga: Usai Dilantik jadi Menpora, Bagaimana Nasib Posisi Erick Thohir di PSSI?
Lantas, siapa Menteri BUMN Sekarang?
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah tidak akan terburu-buru menunjuk menteri definitif.
Sehingga, untuk sementara, Presiden akan menugaskan pelaksana tugas (Plt) agar roda Kementerian BUMN tetap berjalan.
Di tengah penantian sosok pengganti Erick Thohir, wacana peleburan Kementerian BUMN dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara kembali mencuat.
Baca Juga: Baru Dilantik, Menkeu Purbaya Digugat Tutut Soeharto di PTUN Jakarta
Meski demikian, pemerintah memastikan langkah itu belum menjadi prioritas.
Menurut Prasetyo, Danantara saat ini fokus membenahi manajemen perusahaan pelat merah.
Jika ke depan diperlukan penataan lebih lanjut, opsi peleburan baru akan dikaji.
Sebagai informasi, wacana ini sejatinya sudah bergulir sejak Danantara diresmikan pada Februari 2025. Kala itu, CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan bahwa hampir seluruh perusahaan pelat merah berada di bawah kendali badan tersebut.
"Perannya dengan BUMN kita sebetulnya sangat erat karena memang 99 persen kepemilikan ada di Danantara. Tapi 1 persen kepemilikan saham seri A atau Merah Putih itu ada di Kementerian BUMN," jelas Rosan, Selasa (25/2/2025) dikutip dari radar solo.
Kini, publik menanti keputusan Presiden Prabowo: apakah segera menunjuk menteri definitif atau menyerahkan sementara kursi strategis itu kepada salah satu wamen BUMN.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil