JP Radar Kediri - Kalender jawa weton hari ini, Sabtu, 14 September 2025 bertepatn dengan weton Minggu wage. Yang mana weton ini diyakini memiliki peruntungan rezeki, watak, karir, asmara.
Kalender Jawa Weton Hari Ini
Kalender Masehi : Sabtu, 14 September 2025
Kalender Jawa : 22 Mulud 1959 Ja
Kalender Hijriah : 21 Rabiul Awal 1447 H
Weton : Minggu Wage
Minggu Wage, yang memiliki neptu 9 (hasil dari nilai hari Minggu = 5 dan Wage = 4).
Watak Minggu Wage
Berdasarkan primbon Jawa, Minggu Wage berada di bawah naungan Aras Paksi atau "kuning angin", yang menggambarkan karakter yang cukup istimewa.
Kelahiran Minggu Wage dikenal sebagai pribadi yang pendiam namun penuh dengan ketertarikan pada hal-hal spiritual dan ilmu kebatinan.
Meski terlihat tenang, mereka sangat aktif dan lincah, bahkan saking lincahnya, mereka susah untuk duduk diam atau tenang dalam waktu lama.
Mereka juga menyukai pujian, dan jika sudah menikah, kerap berpindah-pindah tempat tinggal.
Rezeki dan Karir Minggu Wage
Dalam hal keuangan, rezeki pemilik weton ini akan seret pada usia 24 dan 48 tahun, karena nilai rezekinya saat itu adalah nol.
Namun, pada usia 12 tahun, nilai rezekinya mencapai 5, yang berarti berada di puncak keberuntungan.
Sehinhga mereka harus berjuang keras untuk mempertahankan atau mengulanginya di masa depan. Pada dasarnya, semua pencapaian tetap memerlukan usaha dan doa yang konsisten.
Maka dari itu, penting bagi mereka untuk belajar mengelola keuangan dengan baik sejak muda agar tidak selalu kehabisan di saat-saat penting.
Asmara Minggu Wage
Dalam urusan jodoh, Minggu Wage yang memiliki jumlah neptu 9 akan sangat cocok bila bersanding dengan orang yang memiliki jumlah neptu 14.
Jika dijumlahkan, akan menghasilkan 23, yang dalam primbon disebut sebagai "Tibo Ganjil", artinya baik dan cocok.
Weton yang memiliki jumlah neptu 14 ini diantranya Rabu Pon, Jumat Kliwon, dan Sabtu Legi.
Jika jodoh ini terwujud, kehidupan rumah tangga pasangan ini dipercaya akan seperti Sanggar Waringin Sato Wilujeng salawase, yang artinya rumah tangga mereka akan tenteram, damai, dan selamat selamanya.
Editor : Shinta Nurma Ababil