JP Radar Kediri - Kejutan besar terjadi dalam reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto, Senin (8/9). Nama Sri Mulyani Indrawati resmi dicopot dari kursi Menteri Keuangan.
Sosok yang selama ini dikenal disiplin dan tegas itu akhirnya harus lengser setelah gelombang demonstrasi besar pada akhir Agustus lalu.
Namun, pergantian jabatan itu bukan satu-satunya sorotan publik. Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan bahwa Sri Mulyani sebenarnya sudah beberapa kali meminta mundur sebelum dicopot.
“Beliau itu sampai dua kali mengajukan pengunduran diri, tapi belum dikabulkan. Sampai akhirnya ya direshuffle,” kata Mahfud.
Baca Juga: Perbandingan Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Sri Mulyani, Siapa Lebih Kaya?
Di balik mundurnya Sri Mulyani, terselip kisah getir lain. Ia ternyata sempat kecewa berat setelah rumah pribadinya ikut menjadi sasaran penjarahan saat kerusuhan pecah.
Menurut Mahfud, Sri Mulyani mengaku bisa memahami bila pelaku menjarah karena kebutuhan.
“Tapi dia kecewa karena pengamanan aparat minim. Yang kedua, dia merasa tidak nyaman disamakan dengan Ahmad Sahroni. Katanya sampai menangis karena dibanding-bandingkan,” ungkap Mahfud.
Insiden itu semakin menyorot lemahnya perlindungan negara terhadap pejabat publik. Apalagi bukan hanya rumah Sri Mulyani, beberapa anggota DPR juga ikut jadi korban, termasuk Sahroni.
Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar soal keseriusan aparat menjaga keamanan tokoh penting negara.
Meski sudah tidak lagi menjabat, nama Sri Mulyani tetap jadi pusat perhatian. Figur yang dikenal profesional itu kini jadi simbol perdebatan soal perlindungan pejabat, profesionalisme birokrasi, dan arah kebijakan ekonomi ke depan.
Mahfud pun menegaskan, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar peristiwa serupa tak terulang.
Kisah pahit Sri Mulyani ini menunjukkan, jabatan tinggi sekalipun tidak menjamin rasa aman jika sistem perlindungan masih lemah.
Publik pun menunggu, langkah apa yang akan ditempuh pemerintah setelah drama reshuffle yang menggegerkan ini.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira