Video berdurasi tujuh menit itu berisi tentang alasan Rahayu memilih berhenti menjadi anggota dewan yang ditujukan ke Fraksi Partai Gerindra. Sekaligus penyampaian permohonan maaf kepada kader dan warga yang telah mempercayainya duduk di DPR RI. Khususnya bagi warga di daerah pemilihan Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.
Alasan pengunduran dirinya itu disebabkan karena beredar narasi yang diambil dari sebuah podcast, Rahayu Saraswati Kupas Isu Perempuan hingga Kolaborasi Ekonomi Kreatif. Pernyataan di podcast itu dipotong sekitar dua menit dari menit ke 25.37 sampai menit ke 27.40. “Jadi bahan untuk menyakiti hati rakyat,” tegas Rahayu Saraswati.
Dia menjelaskan beberapa kalimat tersebut dibuat untuk menyulut api amarah masyarakat. Namun di video pengunduran diri itu, Rahayu memastikan jika dirinya tidak bermaksud dan bertujuan meremehkan bahkan merendahkan usaha yang dilakukan masyarakat. Terutama anak muda yang ingin berusaha tapi sedang menghadapi kesulitan dan tantangan.
Sebagai pengusaha yang pernah merintis sebuah EO lalu menjadi pengusaha yang memiliki ratusan karyawan, Rahayu memahami betul jika memulai usaha tidaklah mudah. Namun dia menyadari jika dirinya punya privilege yang sangat besar dan keluarga termasuk suami yang mendukung usahanya.
“Niat saya untuk mendorong entrepreneurship di zaman transformasi digital. Saya paham kata-kata saya banyak menyakiti banyak pihak. kesalahan sepenuhnya ada di saya,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, melalui pesan di video itu, Rahayu Saraswati menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahannya. Atas hal itulah, dia menyatakan pengunduran dirinya sebagai anggota DPR RI.
Sebelum mundur, dia berharap masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan satu tugas terakhir. Yaitu pembahasan dan pengesahan RUU kepariwisataan. “Merupakan produk legislasi kami di komisi 7,” ungkapnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian