Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Alasan Prabowo Naikkan Pangkat Anggota Polri yang Jadi Korban Kericuhan Demo

Shinta Nurma Ababil • Selasa, 2 September 2025 | 18:26 WIB
Presiden Prabowo wacana kenaikan gaji PNS 2025.
Presiden Prabowo wacana kenaikan gaji PNS 2025.

JP Radar Kediri – Usai kericuhan aksi demo di beberapa wilayah di tanah air, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada aparat kepolisian yang menjadi korban kericuhan tersebut.

Presiden menyampaikan terdapat 43 korban akibat aksi tersebut yang dirawat di RS Polri, terdiri atas 40 lebih aparat kepolisian dan masyarakat.

Dari jumlah itu, sebagian besar sudah diperbolehkan pulang, sementara 17 orang masih dirawat, termasuk 14 anggota Polri dan tiga warga sipil.

Beberapa korban itu mengalami luka berat, seperti cedera kepala hingga operasi tempurung yang diganti titanium, tangan putus yang berhasil disambung, hingga seorang korban yang mengalami kerusakan ginjal setelah diinjak-injak dan kini harus menjalani cuci darah.

 Baca Juga: Update Demo Hari Ini 2 September 2025, 4 Lokasi Ini Jadi Titik Demo di Jakarta

Prabowo juga menyoroti adanya korban dari masyarakat sipil dalam aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah wilayah. Menurutnya, aparat kepolisian telah melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di lapangan.

Apa Alasan Prabowo Naikkan Pangkat Anggota Polri yang Jadi Korban Kericuhan Demo?

Hal ini lantaran menurut presiden, para apparat telah menuaikan tugasnya dengan baik.

"Dinaikin pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan membela negara, membela rakyat, menghadapi anasir-anasir," kata Prabowo usai menjenguk korban di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin dikutip dari Antara.

Selain perintah kenaikan pangkat, Prabowo juga meminta agar para korban mendapatkan penghargaan lain berupa kesempatan pendidikan lanjutan serta dukungan penuh bagi keluarga mereka.

 Baca Juga: Demo Hari Ini 2 September 2025, Lanjutan Aksi Indonesia Cemas Jadi Digelar BEM SI atau Batal?

"Jadi saya sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan saya merasa harus nengok mereka, keluarga mereka, orang tua mereka, anak mereka ada di situ, saya ucapkan terima kasih atas negara, saya perintahkan mereka diberi penghargaan, naik pangkat, masuk sekolah," kata Presiden.

Kepala Negara menegaskan bahwa polisi wajib melindungi demonstrasi yang dilakukan secara damai. "Kalau demonstran murni yang baik justru oleh aparat harus dilindungi," ujarnya.

Namun, Presiden menilai sejumlah aksi sudah disusupi kelompok perusuh dengan tujuan merusak fasilitas publik, membakar gedung DPR dan DPRD, serta melukai aparat.

"Niatnya bukan menyampaikan pendapat, niatnya adalah bikin rusuh, mengganggu kehidupan rakyat, menghancurkan upaya pembangunan nasional," kata Prabowo.

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#pangkat polri #polri #prabowo #Presiden Prabowo #naikkan pangkat #demo #naik pangkat