Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

28 Agustus, Ratusan Ribu Buruh Siap Demo DPR! Ini 8 Tuntutannya Untuk Pemerintah

Ilmidza Amalia Nadzira • Rabu, 27 Agustus 2025 | 19:02 WIB
Ilustrasi pendemo di DPR RI. Buruh akan demo pada 28 Agustus.
Ilustrasi pendemo di DPR RI. Buruh akan demo pada 28 Agustus.

JP Radar Kediri - Gelombang besar buruh dipastikan bakal turun ke jalan pada Kamis (28/8) besok. Ratusan ribu massa buruh yang tergabung dalam berbagai serikat pekerja siap melakukan aksi serentak di seluruh Indonesia.

Pusat aksi digelar di Jakarta, tepatnya di depan Gedung DPR RI, Istana Negara, hingga Mahkamah Konstitusi (MK).

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, sekitar 100 ribu buruh dari Jabodetabek akan memadati Ibu Kota.

Sementara hampir satu juta buruh lainnya di 38 provinsi ikut menggelar aksi serentak di daerah masing-masing.

Baca Juga: INFO! Ribuan Buruh Siap Demo DPR 28 Agustus Besok, Ini 6 Tuntutan yang Bikin Panas

Gerakan ini mengusung tema HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah). Isu utama yang disuarakan adalah kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5–10,5 persen, sejalan dengan putusan MK Nomor 168 yang memperhitungkan inflasi 3,26 persen dan pertumbuhan ekonomi 5,1–5,2 persen.

Namun, tuntutan buruh tak berhenti di situ. Ada 8 tuntutan besar yang akan dikibarkan dalam aksi:

  1. Naikkan upah minimum 2026 sebesar 8,5–10,5 persen.

  2. Hapus outsourcing dan tolak upah murah.

  3. Stop PHK massal, bentuk Satgas PHK nasional.

  4. Reformasi pajak perburuhan: naikkan PTKP jadi Rp7,5 juta/bulan, hapus pajak pesangon, THR, dan JHT, serta hapus diskriminasi pajak untuk perempuan menikah.

  5. Sahkan UU Ketenagakerjaan baru tanpa omnibuslaw.

  6. Sahkan RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi.

  7. Perlindungan buruh migran dan pekerja sektor informal agar tak terus jadi korban penindasan.

  8. Jaminan kesehatan & pensiun layak untuk seluruh pekerja, termasuk buruh kontrak dan pekerja lepas.

Menurut Said, aksi kali ini adalah momentum penting agar pemerintah dan DPR benar-benar mendengar suara buruh. “Kalau tidak ada respons serius, gelombang aksi ini akan terus berlanjut,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban menegaskan kesejahteraan buruh Indonesia masih jauh dari kata layak.

“Banyak buruh hidup pas-pasan hanya dengan upah minimum. Apalagi buruh kontrak dan outsourcing yang sewaktu-waktu bisa kehilangan pekerjaan,” ujarnya.

Rencana Presiden Prabowo membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional sedikit memberi harapan.

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi), Mirah Sumirat, menyebut langkah itu bisa jadi angin segar, asalkan benar-benar berpihak pada pekerja.

Dengan kekuatan massa hingga jutaan orang di seluruh Indonesia, demo 28 Agustus ini diprediksi menjadi salah satu aksi buruh terbesar dalam satu dekade terakhir.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#demo 28 agustus 2025 #demo buruh #demo 28 agustus