JP Radar Kediri – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer hari ini, Kamis (21/8).
Kabar ini dibenarkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis.
"Benar," singkat Fitroh dikonfirmasi, Kamis (21/8) dikutip dari Jawapos.
Kini tim penindakan KPK saat ini masih melakukan upaya paksa dari giat penindakan tersebut.
Lembaga antirasuah juga belum membeberkan secara rinci pihak-pihak yang diamankan dalam giat operasi senyap tersebut.
“Nanti akan disampaikan,” ujar dia. KPK punya waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum terhadap Noel.
Baca Juga: Harta Kekayaan Immanuel Ebenezer Capai 17 Miliar, Kena OTT KPK Hari Ini!
KPK mengatakan OTT terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer terkait dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan Kesehatan kerja (K3).
“Terkait pengurusan sertifikasi K3”. Ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, kamis, dikutip dari Antara.
Fitroh mengatakan dugaan pemerasan dilakukan terhadap sejumlah perusahaan.
Adapun OTT tersebut merupakan yang kelima pada tahun 2025.
Pada Maret 2025, KPK melakukan OTT dan menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Yang kedua, pada Juni 2025, OTT dilakukan terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.
Ketiga, OTT,di Jakarta; Kendari, Sulawesi Tenggara; dan Makassar, Sulawesi Selatan selama 7-8 Agustus 2025. OTT tersebut terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Keempat, OTT di Jakarta pada 13 Agustus 2025, mengenai dugaan suap terkait dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan.
Sebagai informasi, Immanuel Ebenezer atau Noel merupakan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) yang menjabat sejak awal terbentuknya Kabinet Merah Putih.
Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Immanuel Ebenezer menjabat sejak 21 Oktober 2024.
Pria kelahiran Riau, 22 Juli 1975, itu merupakan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Dalam hal Pendidikan, ia telah merupakan sarjana bidang sosial di Universitas Satya Negara Indonesia pada 2004 lalu.
Noel juga sempat aktif menjadi tim pendukung Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019. Saat itu menempati posisi sebagai Ketua Umum Relawan Jokowi Mania.
Kemudian, Noel juga sempat menjabat sebagai komisaris di anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero), yakni PT Mega Eltra periode 2021-2022. Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan, jasa konstruksi dan keagenan, hingga industri cat.
Pada Pilpres 2024, diketahui dia sempat menyatakan dukungan kepada Ganjar Pranowo dengan mendirikan kelompok Relawan Ganjar Pranowo Mania.
Disisi lain, Noel yang juga menjadi kader Partai Gerindra, maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari dapil Kalimantan Utara. Sayangnya, Noel tidak berhasil lolos sebagai wakil rakyat karena kalah suara.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil