Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bocah Sukabumi Tewas Tubuh Dipenuhi Cacing, Ini Sanksi yang Diberikan Gubernur Dedi Mulyadi kepada Pihak Desa

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:37 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi adanya bocah balita yang meninggal dunia karena tubuhnya dipenuhi cacing.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi adanya bocah balita yang meninggal dunia karena tubuhnya dipenuhi cacing.

JP Radar Kediri – Warga Jawa Barat digemparkan dengan kabar duka meninggalnya Raya, balita berusia tiga tahun asal Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Bocah malang itu mengembuskan napas terakhir pada Juli 2025 dalam kondisi mengenaskan, dengan tubuh yang dipenuhi cacing.

Kabar ini mencuat setelah akun Instagram @rumah_teduh_sahabat_iin membagikan video tentang kondisi terakhir Raya.

Dalam unggahan tersebut disebutkan, sepanjang hidupnya yang singkat, tubuh bocah itu digerogoti cacing yang menyerap oksigen dan nutrisi. Unggahan itu pun memantik keprihatinan publik.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Presiden Prabowo Tak Singgung Kenaikan Gaji PNS 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut merespons peristiwa tersebut melalui video yang ia unggah di akun Instagram pribadinya, Senin (19/8).

Dedi mengaku sangat prihatin sekaligus kecewa mendalam atas meninggalnya balita itu. Ia bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Saya merasa prihatin dan kecewa, sekaligus meminta maaf atas meninggalnya balita berusia tiga tahun yang tubuhnya dipenuhi cacing,” ujar Dedi.

Menurut penjelasan dokter yang merawat, kondisi tersebut diduga akibat lingkungan yang tidak bersih. Apalagi, ibunda Raya disebut mengalami gangguan kejiwaan, sementara sang ayah menderita TBC. Sehari-hari, Raya lebih sering dirawat neneknya.

“Sejak kecil, anak itu sering bermain di kolong rumah bersama ayam dan kotorannya. Diduga tangannya tidak bersih lalu masuk ke mulut sehingga menyebabkan infeksi cacing akut,” tambah Dedi.

Baca Juga: Heboh Isu Video 8 Menit, Ini Fakta Menarik Tentang Erika Putri

Atas kejadian itu, Dedi menegaskan akan mempertimbangkan pemberian sanksi kepada perangkat desa maupun pihak terkait yang dinilai lalai menjalankan fungsinya. Mulai dari PKK, posyandu, hingga tenaga kesehatan di desa.

“Dimungkinkan desa tersebut akan mendapat sanksi karena fungsi PKK, posyandu, maupun pelayanan kebidanannya tidak berjalan. Siapa pun yang terbukti abai terhadap masyarakat akan kami beri sanksi,” tegasnya.

Selain itu, Dedi juga mengirimkan tim medis untuk memberikan penanganan dan pengobatan kepada keluarga Raya agar tidak lagi mengalami hal serupa di kemudian hari.

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah tentang pentingnya pengawasan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dari keluarga rentan.

Minimnya perhatian terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan dasar bisa berujung pada tragedi yang mestinya dapat dicegah sejak dini.

Masyarakat pun berharap kejadian ini tidak terulang. Banyak pihak mendesak agar Pemprov Jawa Barat memperkuat program kesehatan keluarga, memastikan posyandu berfungsi maksimal, dan memberikan perhatian lebih pada keluarga dengan kondisi sosial ekonomi lemah.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#bocah sukabumi #balita #Dedi Mulyani