JP Radar Kediri - Terdapat pemandangan berbeda di tengah konser band Feast yang digelar di RI Fest 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Dimana Fadli Fikriawan alias Awan, Pemain bass .Feast itu jadi sorotan usai meluapkan amarahnya kepada oknum aparat kepolisian di tengah konser karea diduga bertindak represif kepada penonton konser yang membawa bendera one piece.
Pernyataan tegas Awan di atas panggung itu sontak membuat konser mendadak diam seribu bahasa.
Pada mulanya, penampilan .Feast berjalan lancer hingga akhirnya ada sejumlah penonton yang moshing terbawa musik sambil mengibarkan bendera One Piece.
Baca Juga: IGK Manila Eks Manajer Timnas Indonesia Era 90-an Meninggal Dunia
Tahu ada bendera One Piece di acara tersebut, beberapa oknum polisi itu menghampiri penonton tersebut dan coba mengamankan bendera hitam bergambar tengkorak dan topi jerami tersebut.
Dalam upaya mengambil bendera, oknum polisi diduga melakukan pemukulan ke penonton. Aksi itu dilihat Awan dan dirinya tidak terima adanya tindakan tersebut. Setelahnya, Awan 'speak up', berpihak pada penonton.
Awan benar-benar menyayangkan adanya aksi pemukulan oleh aparat. Dia tidak terima jika penonton yang moshing sambil membawa bendera One Piece sampai mendapat tindakan represif.
"Saya lihat dari ujung mata saya, orang moshing biasa saja bawa bendera One Piece, itu enggak usah dipukulin kali, Pak," seru Awan dari atas panggung.
Menurut Awan, aparat boleh bertindak tegas kepada maling, namun tidak untuk penonton yang menikmati momen konser musik.
Baca Juga: Pengumuman Hasil Tes DNA Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Diundur? Diduga Ini Penyebabnya
"Biasa aja dong, lo dibayar juga pakai duit duit mereka (masyarakat sipil). Orang moshing biasa saja. Lo yang loreng-loreng juga sama. Biasa saja. Tenang saja, pak. Ente masih muda, tahu ane," seru Awan.
Bahkan diakhir pernyataan tersebut, Awan menyadari bahwa dirinya cukup berani menyampaikan kalimat tersebut dan mengaku pasrah jika harus diamankan pihak berwenang.
"Sudah, ntar tangkap gua. Yang kayak gini, tiba-tiba ada yang DM, kamu lokasi dimana?," ujarnya.
Pada video viral, Awan mengatakan juga bahwa keberadaan bendera One Piece semestinya tidak menjadi kekhawatiran bagi negara ini.
"Katanya bangsa yang besar, tapi takut sama bendera One Piece," kata Awan.
Disamping itu fans dan netizen ramai-ramai memberi dukungan kepada Awan .Feast atas keberanian dan keputusannya. Para aparat disebut seharusnya tak perlu mengkhawatirkan dengan keberadaan bendera one piece oleh penonton konser.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil