Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Meski Batalkan Kenaikan PBB, Bupati Pati Tetap Dikepung Ancaman Demo Berhari-Hari sampai Lengser

Ilmidza Amalia Nadzira • Rabu, 13 Agustus 2025 | 18:44 WIB
Bupati Pati Sudewo terancam menghadapi gelombang unjuk rasa besar, Rabu (13/8) hari ini.
Bupati Pati Sudewo terancam menghadapi gelombang unjuk rasa besar, Rabu (13/8) hari ini.

JP Radar Kediri - Gelombang massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dipastikan memenuhi Alun-Alun dan area depan Kantor Bupati Pati, Rabu (13/8).

Mereka menuntut Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya, meski kebijakan kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen sudah resmi dibatalkan.

Koordinator lapangan aksi, Teguh Istiyanto, menegaskan demo akan terus berlanjut bahkan berhari-hari jika Sudewo enggan mundur. “Dua hari, tiga hari, tetap kami layani. Kami tunggui sampai mundur,” tegasnya.

Menurut Teguh, pembatalan kenaikan PBB tidak menghapus penilaian warga bahwa Sudewo tidak layak memimpin.

Minimnya pengalaman, rendahnya empati, hingga tudingan pernah terseret kasus dugaan suap di DJKA disebut sebagai alasan kuat penolakan. “Kami tidak mau jadi kelinci percobaan pemimpin,” ujarnya.

Baca Juga: Ribuan Warga Kepung Kantor Bupati Pati, Sudewo Didemo dan Diminta Mundur Hari Ini!

Persiapan aksi telah dimatangkan. Tenda dapur umum dan posko P3K berdiri di lokasi strategis. Ribuan massa dari berbagai penjuru Pati, termasuk perantau, diperkirakan datang sejak pagi.

Teguh juga menegaskan aksi akan dijalankan damai, tanpa senjata tajam maupun barang berbahaya.

Polda Jateng menyiapkan pengamanan ketat, termasuk pasukan anti-huru-hara dengan gas air mata dan water cannon. Setiap peserta akan diperiksa sebelum memasuki area aksi.

“Kami pastikan aksi ini tidak anarkis, tapi tetap tegas menyuarakan aspirasi rakyat,” tambah Teguh.

Tambahan fakta, meski Sudewo sudah membatalkan kebijakan kenaikan PBB, ketidakpercayaan publik terlanjur menguat.

Baca Juga: Galang Donasi Masyarakat Pati Untuk Aksi Demo Tolak Tarif Kenaikan Pajak 250 Persen Disita Satpol PP!

Beberapa tokoh masyarakat menilai keputusan tersebut hanyalah strategi meredam situasi sementara, bukan perubahan sikap yang mendasar.

Sejumlah spanduk dan poster berisi desakan mundur telah bertebaran di jalan-jalan utama Pati sejak dua hari terakhir. Warga menyebut aksi ini sebagai “perjuangan harga diri Pati” dan siap bertahan sampai tuntutan dipenuhi.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#demo bupati pati tetap dilaksanakan #Bupati Pati H Sudewo