JP Radar Kediri - Perseteruan kehamilan di luar nikah Erika Carlina dan DJ panda masih menyita perhatian publik.
Di antara DJ Panda dan Erika, kini muncul nama DJ Ohim yang disebut jadi ayah bayu yang dikandung sang aktris.
Diketahui sebelumnya, DJ Panda sempak mengaku sebagai ayah biologis dari anak yang dikandung Erika saat podcast YouTube Denny Sumargo.
DJ Panda secara terbuka menyebut kesiapannya bertanggung-jawab jika benar Erika Carlina sedang mengandung anaknya.
Hal ini ia sampaikan secara terbuka dalam obrolan di kanal YouTube Denny Sumargo.
"Kalau memang itu anak saya, saya harus tanggung-jawab, kan saya bapaknya," kata DJ Panda di kanal YouTube Denny Sumargo.
DJ Panda menyebut hingga kini Erika Carlina dikabarkan menolak menikah dengannya.
"Orang tua saya yang nanti akan bicara sama orang tuanya (Erika Carlina)," ucap Erika Carlina.
DJ Panda mengungkapkan, orang tuanya mendukung langkah untuk bertanggung-jawab secara moral dan hukum jika memang terbukti ada anak dari hubungan tersebut.
Lantas siapa DJ Ohim?
Dalam sejumlah video yang viral di TikTok, disebutkan bahwa DJ Ohim telah mengaku sebagai ayah biologis anak Erika.
"DJ Ohim akui sebagai Ayah Biologis anak yang dikandung Erika," demikian bunyi narasi dalam salah satu video TikTok.
Kabar ini pun membuat lembaran baru dalam perkara antara DJ Panda dan Erika yang menimbulkan spekulasi baru.
Beberapa warganet disebut meragukan pengakuan DJ Panda dan menyerukan agar dilakukan tes DNA demi memastikan kebenaran.
Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, terungkap bahwa informasi soal DJ Ohim tidaklah benar.
Diketahui, DJ Ohim hanyalah tokoh fiktif yang berasal dari tren meme di komunitas internet Indonesia, khususnya Facebook.
Nama itu tercipta sebagai bahan lelucon dengan cara menambahkan teks lucu pada gambar atau video.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil