Video itu dianggap menyindir kehamilan artis Erika Carlina, dan ramai diperbincangkan warganet.
Melalui Instagram Story-nya, Senin (21/7), Nathalie menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan bahwa ia tidak tahu-menahu soal hubungan DJ Panda dan Erika saat video itu dibuat.
"Kurang lebih saya minta maaf. Sekarang saya mau fokus ke pekerjaan lagi," tulis Nathalie.
Mantan istri komedian Sule itu juga mengaku tidak menyimpan dendam meski dihujat habis-habisan. “Yang mau hujat silakan, saya nggak benci kok. Saya ikhlas,” lanjutnya.
Nathalie juga mengucapkan terima kasih kepada netizen yang masih mendukungnya hingga saat ini.
Terkait konten video tersebut, Nathalie menjelaskan bahwa ia hanya terlibat karena ada proyek kerja dengan DJ Panda dan tidak mengetahui persoalan pribadi yang sedang viral. Ia menegaskan pertemuan dengan DJ Panda hanya dalam konteks kerja.
“Jujur, saya nggak tahu apa-apa. Video itu dibikin sebelum podcast Erika keluar dan semuanya spontan,” jelasnya.
Namun setelah podcast Erika Carlina bersama Deddy Corbuzier ramai dan menyeret nama DJ Panda sebagai ayah dari bayi yang dikandung, Nathalie memutuskan untuk membatalkan proyek kerja sama tersebut.
“Setelah podcast viral, saya putuskan CANCEL PROJECT itu,” tegasnya.
Ia juga mengaku terpukul dengan hujatan yang datang padanya, padahal ia merasa tidak tahu apa-apa soal masalah pribadi Erika dan DJ Panda.
“Jujur saya kaget dan sedih karena dihujat terus, padahal saya nggak ngerti apa-apa. Hidup saya cuma buat kerja dan cari nafkah untuk saya dan anak,” tambahnya.
Di akhir klarifikasinya, Nathalie menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Erika Carlina bila video tersebut menyinggung perasaan.
“Kalau konten itu menyakiti atau bikin mbak down, saya minta maaf. Ini jadi pelajaran besar buat saya. Terima kasih sudah mengingatkan, meski lewat hujatan,” tutupnya.
Sebagai informasi, DJ Panda disebut-sebut sebagai ayah dari anak Erika Carlina. Dalam video yang menuai protes, Nathalie terlihat memakai daster dengan perut besar seperti orang hamil, yang dituding warganet sebagai parodi kehamilan Erika.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira