JP Radar Kediri – Pertemuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda membuat heboh netizen beberapa waktu lalu.
Tak berhenti di situ, suasana akrab dan penuh kehangatan itu juga tampak saat kehadiran putri Dedi, Ni Hyang Sukma Ayu dan Sherly Tjoanda.
Dalam obrolan itu Dedi mengenang masa-masa saat dirinya memperkenalkan kembali penggunaan pakaian adat Sunda, termasuk ikat kepala yang kini sudah menjadi ciri khasnya.
"Waktu itu orang pakai ikat gini ribut. Aneh, di Sunda tuh bilang ‘sampurasun’ aja ribut," ujar Dedi dalam video yang diunggah di Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Ia juga menceritakan masa awal dirinya menjadi Bupati Purwakarta, mengenakan pakaian adat Sunda justru memicu kecaman.
Baca Juga: Profil Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara yang Viral Usai Kunjungi Bersama Dedi Mulyadi
Lantas Sherly Tjoanda yang mendengarkan melontarkan pertanyaan, "Oh waktu Bupati?"
Dedi pun membenarkan dengan menceritakan situasi yang cupuk ricuh pada masa itu. Pernyataan itu lantas disambut tawa ringan para tamu.
Di tengah suasana santai itu, muncul Ni Hyang, putri kecil Dedi Mulyadi. Dedi lalu memperkenalkan sang putri, "Ni Hyang tuh."
"Panggilannya siapa?" tanya Sherly.
"Hyang," jawab sang anak dengan polos.
Tak lama, Dedi bertanya, "Ayah boleh kawin nggak?"
Tanpa ragu, Ni Hyang menjawab tegas, "Nggak boleh."
Baca Juga: Dedi Mulyadi dan Gubernur Maluku Utara Ramai Dijodohkan Netizen, Begini Percakapan Keduanya!
Jawaban spontan gadis kecil itu sontak mengundang gelak tawa semua yang hadir.
Diketahui sebelumnya, netizen ramai-ramai menjodohkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.
Kebersamaan keduanya saat berkeliling di kawasan Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat dinilai cocok dan serasi. Namun pertemuan itu tak lain membahas peluang kerja sama antar daerah.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil