Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kasus Pegawai BI Meninggal, Publik Soroti Pentingnya Kesehatan Mental

Internship Radar Kediri • Rabu, 28 Mei 2025 | 18:37 WIB
Gedung Bank Indonesia
Gedung Bank Indonesia

JP Radar Kediri - Kasus bunuh diri seorang pegawai Bank Indonesia baru-baru ini menjadi perhatian publik. Pegawai berinisial RANK (23), yang menjabat sebagai Asisten Manajer di Bank Indonesia sejak Januari 2025, ditemukan tewas setelah melompat dari helipad di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, pada pagi hari Senin (26/5).

Berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV dan keterangan saksi, korban tiba di gedung Bank Indonesia sekitar pukul 05.48 WIB. Ia kemudian menaiki lift menuju lantai 15 pada pukul 06.01 WIB dan melompat dari rooftop barat gedung Tipikal BI sekitar pukul 06.07 WIB. 

Polisi memastikan bahwa kejadian ini adalah aksi bunuh diri setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Bank Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu anggota keluarga besar mereka. Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa seluruh proses pemulasaraan dan pemakaman telah berjalan dengan baik bersama pihak keluarga dan kepolisian. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk menangani kasus ini dengan penuh empati.

Meskipun belum ada pernyataan resmi mengenai alasan dibalik tindakan tragis ini, beberapa spekulasi muncul di media sosial. Salah satu akun di platform X menyebut bahwa korban mengalami tekanan berat dalam pekerjaannya, yang diduga menjadi faktor utama dalam keputusan tersebut. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab sebenarnya.

Kasus ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di lingkungan kerja. Tekanan pekerjaan yang tinggi, ekspektasi yang besar, serta kurangnya dukungan psikologis dapat berdampak serius pada kesejahteraan karyawan. 

Perusahaan dan institusi perlu menyediakan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan mental, seperti konseling dan program kesejahteraan karyawan, untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Penulis: Laila Karima

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#indonesia #bunuh #tkp #bank #diri