JP Radar Kediri – Film horror berjudul Gundik sejak lama dinanti para pecinta horror tanah air.
Tayang perdana Kamis, 22 Mei 2025, film yang disutradarai Anggy Umbara ini ternyata terinspirasi dari mimpi.
Hal ini diungkap oleh sang sutradara tentang pengalamannya yang bermimpi bertemu sosok "Nyi Roro Kidul".
Mimpinya ini dialami sekitar 20 tahun lalu, tepatnya sekitar tahun 2005 atau 2007.
"Kira-kira mungkin hampir 20 tahun yang lalu, saya tuh pernah mimpi ketemu Nyi Roro Kidul, beneran serius kayanya tahun 2005 atau 2007. Pokoknya, waktu itu pernah mimpi ketemu sosok itu," kata Anggy saat konferesi pers perilisan official poster dan trailer Film Gundik di Jakarta, Rabu dilansir dari Antara.
Baca Juga: 6 Fakta Dibalik Film Gundik, Ada Simbol Terselubung Hingga Lagu Jawa!
Bukan mengerikan, ia mengatakan dalam pengalaman mimpinya itu justru terbilang seru.
Oleh karenanya, dari mimpinya itu membuatnya terpikir bahwa nanti akan membuat film tentang sosok dalam mimpinya itu namun dengan interpretasi dari dirinya.
Karena mimpinya itu telah berlangsung lama sekali, sehingga ia harus mencari bentuk dengan keinginan dikemas secara modern dan fresh agar tidak seperti film-film serupa yang pernah ada.
"Dan kepikiran bahwa 'i wanna go back to my roots', my roots itu kan film-film awal saya salah satunya yang saya buat dulu itu film heist pertama di Indonesia. Saya ingin kembali ke sana, bikin film yang menyenangkan tapi dengan era yang sekarang," ucapnya.
Sinopsis film Gundik
Film Gundik mengisahkan aksi perampokan yang berubah menjadi mimpi buruk yang mengerikan.
Hal ini menyoroti Otto (Agus Kuncoro), seorang mantan tentara yang baru saja keluar dari penjara.
Baca Juga: Film Gundik Tayang Perdana Hari Ini, Intip Daftar Pemain dan Sinopsisnya!
Kehidupannya setelah bebas itu justru memunculkan banyak masalah. Yang paling parah adalah dirinya ia mengetahui putrinya, Merry (Ratu Sofya), diam-diam menikah dengan Baim (Maxime Bouttier), sopir taksi yang dianggap Otto tak punya masa depan.
Demi cepat memperbaiki nasib, Otto menerima tawaran untuk melakukan perampokan di rumah seorang Nyai, perempuan kaya raya yang dikenal sebagai gundik para pejabat penting.
Untuk memperlancar aksinya, Otto pun membentuk tim yang terdiri dari Salman (Dian Sidik), sesama mantan tentara, Reza (Arief Didu), kakak iparnya, dan Baim sebagai sopir sekaligus pengintai.
Mereka melakukan pengintaian dan menyusun rencana matang untuk meringkus harta kekayaan dalam rumah megah itu.
Namun tak semulus yang dibayangkan, begitu mereka berhasil masuk, suasana dalam rumah terasa aneh, sunyi, bahkan tercium aroma dupa yang sangat kuat.
Terdengar pula suara-suara misterius yang terdengar dari berbagai sudut ruangan.
Awalnya, mereka mengira semua itu hanya ilusi akibat ketakutan, namun situasi berubah menjadi semakin mengcekam saat sosok Nyai (Luna Maya) mulai menampakkan diri dengan cara yang tidak biasa.
Ternyata rumah yang mereka incar bukan sekadar tempat berisi harta melimpah, tetapi juga pusat kekuatan gaib yang penuh rahasia kelam dan kematian.
Selain itu, Nyai bukan perempuan simpanan para pejabat biasa seperti yang empat perampok ketahui, melainkan ia penguasa mistis Pantai Laut Selatan yang memiliki kekuatan supranatural.
Sontak para perampok itu terjebak dan berjuang keluar dari rumah itu dengan segudang kekuatan mistis.
Lantas bagaimana nasib para perampok itu? Saksikan cerita selengkapnya di bioskop seluruh Indonesia.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil