JP Radar Kediri - Wacana pemekaran wilayah di Indonesia kembali mencuat ke permukaan, dan kali ini giliran Provinsi Jawa Timur yang menjadi sorotan.
Sejumlah daerah di provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di Indonesia ini dikabarkan tengah bersiap untuk memisahkan diri dan membentuk wilayah administrasi baru dalam bentuk provinsi tersendiri.
Di antara wilayah yang paling santer disebut-sebut adalah Kota Kediri, yang digadang-gadang bakal menjadi ibu kota dari calon provinsi baru bernama Provinsi Matraman.
Baca Juga: 7 Kota dengan Kepadatan Penduduk Terbesar di Jawa Timur, Apakah Kediri Termasuk?
Isu ini menjadi semakin ramai dibicarakan setelah munculnya data dari Kementerian Dalam Negeri yang mencatat sebanyak 341 usulan pemekaran wilayah di berbagai daerah di Indonesia, termasuk 42 usulan pembentukan provinsi baru.
Salah satu yang paling menonjol datang dari Jawa Timur, di mana terdapat usulan untuk memekarkan wilayah menjadi tiga provinsi baru demi memaksimalkan pelayanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan.
Salah satu yang paling disoroti adalah rencana pembentukan Provinsi Matraman, yang mencakup wilayah-wilayah strategis dan bersejarah di bagian barat dan selatan Jawa Timur.
Kota Kediri disebut sebagai calon ibu kota provinsi ini, karena dinilai memiliki infrastruktur yang memadai, potensi ekonomi yang besar, serta letak geografis yang strategis.
Bila rencana ini terealisasi, maka Kota Kediri akan resmi berpisah dari induknya, Jawa Timur, dan memimpin pemerintahan baru di bawah nama Matraman.
Adapun daerah-daerah yang masuk dalam cakupan wilayah Provinsi Matraman meliputi:
-
Kabupaten Kediri
-
Kota Kediri
-
Kabupaten dan Kota Blitar
-
Kabupaten Nganjuk
-
Kabupaten Trenggalek
-
Kabupaten Tulungagung
-
Kabupaten dan Kota Madiun
-
Kabupaten Magetan
-
Kabupaten Pacitan
-
Kabupaten Ponorogo
-
Kabupaten Ngawi
Dengan potensi geografis dan budaya yang kuat, wilayah Matraman dianggap cukup layak dan matang untuk menjadi sebuah provinsi mandiri.
Pemerintah daerah di wilayah tersebut juga telah lama mengusulkan rencana pemekaran ini sebagai upaya mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat serta menciptakan pemerataan ekonomi dan infrastruktur.
Selain Matraman, terdapat dua usulan provinsi baru lainnya yang juga berasal dari Jawa Timur, yakni Provinsi Madura dan Provinsi Blambangan.
Provinsi Madura direncanakan akan mencakup seluruh wilayah Pulau Madura yaitu Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep dengan Kota Pamekasan sebagai ibu kota.
Sementara Provinsi Blambangan akan meliputi wilayah timur Jawa Timur, seperti Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Probolinggo, Lumajang, dan Jember, dengan Jember sebagai pusat pemerintahannya.
Namun demikian, hingga kini semua usulan tersebut masih dalam tahap evaluasi oleh pemerintah pusat.
Pemekaran wilayah merupakan keputusan strategis yang tidak hanya mempertimbangkan kesiapan administratif dan infrastruktur, tetapi juga kondisi sosial, budaya, serta stabilitas politik dan keamanan di daerah bersangkutan.
Meski belum ada keputusan resmi, wacana pembentukan Provinsi Matraman dengan Kota Kediri sebagai calon ibu kota ini telah memicu antusiasme di berbagai kalangan, terutama di wilayah yang merasa selama ini kurang mendapatkan perhatian pembangunan secara merata.
Apabila disetujui, maka peta politik dan administratif di Jawa Timur akan mengalami perubahan besar.
Kota Kediri pun berpotensi menjadi pusat pemerintahan baru yang mengayomi lebih dari satu dasawarsa pengabdian wilayah selatan dan barat Jawa Timur yang selama ini tersebar dalam administrasi provinsi induk.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira