JP Radar Kediri - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi yang tinggi kepada sekolah-sekolah swasta di wilayahnya yang telah menunjukkan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan, khususnya dalam memberikan akses belajar bagi siswa lulusan SMP yang tidak tertampung di sekolah negeri.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 61 persen lulusan tingkat SMP di Jawa Timur tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK negeri, melainkan memilih sekolah swasta sebagai tempat mereka menimba ilmu.
Menurut Khofifah, fakta ini menjadi cerminan bahwa daya tampung sekolah negeri di Jawa Timur belum mampu mengakomodasi seluruh lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan.
Baca Juga: Tok! Jatim Terbitkan SE Larangan Perusahaan Beri Batas Usia saat Rekrutmen Pekerja, Ini Tujuannya
Di tengah keterbatasan itu, keberadaan sekolah swasta menjadi sangat vital, khususnya sekolah-sekolah yang mampu menawarkan biaya pendidikan yang terjangkau namun tetap menjaga mutu dan kualitas pengajaran.
Ia menyebut, sekolah swasta tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Sebagai bentuk solusi atas minimnya kapasitas sekolah negeri, Pemprov Jatim kini tengah mengembangkan Program Sekolah Rakyat (SR), sebuah program inovatif yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar tetap bisa mengakses pendidikan berkualitas dari jenjang SD hingga SMA.
Program ini dirancang dengan konsep sekolah berasrama (boarding school), yang memungkinkan siswa mendapatkan pendidikan secara intensif serta pembentukan karakter secara menyeluruh.
Khofifah berharap, melalui program tersebut, kesenjangan akses pendidikan bisa ditekan, dan anak-anak dari latar belakang ekonomi lemah tetap memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bersaing.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik lembaga pendidikan, sektor swasta, maupun komunitas, untuk turut serta mendukung gerakan pendidikan inklusif ini, demi mencetak generasi muda Jawa Timur yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan global di masa mendatang.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira