Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Selamat Tinggal Jawa Timur! Jember akan Jadi Calon Ibu Kota Provinsi Baru, Ini Daftar Kabupaten yang Bergabung

Ilmidza Amalia Nadzira • Sabtu, 3 Mei 2025 | 20:39 WIB
Teluk Love Jember
Teluk Love Jember

JP Radar Kediri – Wacana pemekaran wilayah Provinsi Jawa Timur kembali mengemuka dan kali ini membawa angin segar bagi masyarakat di kawasan timur provinsi tersebut. Kabupaten Jember secara resmi disebut-sebut sebagai calon kuat untuk menjadi ibu kota dari provinsi baru yang sedang dirancang oleh pemerintah, yang untuk sementara waktu disebut sebagai Provinsi Blambangan.

Provinsi baru ini rencananya akan mencakup beberapa daerah yang selama ini dikenal sebagai wilayah Tapal Kuda, yakni Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, Probolinggo, Kota Probolinggo, dan Jember sendiri.

Wilayah-wilayah tersebut memiliki karakteristik budaya, ekonomi, serta geografis yang saling berkaitan dan selama ini kerap merasa kurang optimal mendapatkan perhatian dari pusat pemerintahan Provinsi Jawa Timur yang berkedudukan di Surabaya.

Baca Juga: Inilah 7 Daerah Termiskin di Jawa Timur, Sampang Peringkat Teratas, Kediri Nomor Berapa?

Jember dipilih menjadi pusat pemerintahan provinsi baru ini bukan tanpa alasan. Kabupaten yang dikenal dengan sektor pertaniannya yang subur serta geliat ekonomi rakyat yang dinamis ini memiliki jumlah penduduk mencapai lebih dari 2,5 juta jiwa.

Selain itu, Jember juga memiliki infrastruktur yang relatif lebih lengkap dibandingkan dengan daerah lain di kawasan Tapal Kuda, mulai dari bandara, kampus ternama, hingga rumah sakit rujukan regional.

Menariknya, bersama dengan rencana pembentukan provinsi baru, juga muncul usulan untuk membentuk kota baru di dalam wilayah Jember, yang akan meliputi Kecamatan Kaliwates, Sumbersari, Patrang, dan Ajung.

Rencana ini digagas sebagai upaya untuk memaksimalkan tata kelola pemerintahan dan mempercepat pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah perkotaan Jember yang semakin berkembang pesat.

Baca Juga: Daerah Sudah Larang Wisuda Sekolah, Lalu Bagaimana Nasibnya usai Mendikdasmen Memperbolehkan?

Kendati begitu, wacana ini tidak lepas dari pro dan kontra di kalangan masyarakat. Sebagian pihak menilai pemekaran provinsi ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan yang selama ini terkesan terpusat di kawasan barat Jawa Timur.

Namun, tak sedikit pula yang mengkhawatirkan beban anggaran dan potensi konflik administratif yang bisa muncul dalam proses transisi tersebut.

Pemerintah daerah dan DPRD setempat pun diminta untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan dan memastikan bahwa setiap proses dilakukan secara terbuka, partisipatif, serta berdasarkan kajian akademis yang mendalam.

Masyarakat berharap agar rencana besar ini benar-benar dapat memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan warga dan tidak sekadar menjadi proyek politik belaka.

Dengan potensi sumber daya manusia dan alam yang melimpah, wilayah Jember dan sekitarnya diyakini mampu tumbuh menjadi provinsi yang mandiri dan kompetitif, asalkan pemekaran ini dikelola dengan perencanaan matang dan niat tulus untuk membangun.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #Kabupaten Jember #provinsi blambangan