Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Resmi! Cak Lontong jadi Komisaris Ancol, Ini Deretan Fakta Alasan hingga Gajinya di Industri Pariwisata

Ilmidza Amalia Nadzira • Senin, 28 April 2025 | 20:23 WIB
Komedian kawakan asal Magetan, Lies Hartono alias Cak Lontong, resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA).
Komedian kawakan asal Magetan, Lies Hartono alias Cak Lontong, resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA).

JP Radar Kediri - Dunia hiburan dan bisnis tanah air kembali digemparkan dengan kabar tak biasa. Pelawak senior asal Magetan, Lies Hartono atau yang akrab disapa Cak Lontong, resmi ditunjuk menjadi Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Jumat, 25 April 2025.


Kabar ini sontak memancing beragam reaksi, dari yang heran hingga yang salut, mengingat Cak Lontong selama ini lebih dikenal sebagai pelawak cerdas ketimbang pebisnis.

Baca Juga: Cara Membuat SKCK Online di 2025! Cek Syarat, Cara, Lengkap dengan Biayanya!

Berikut lima fakta menarik tentang penunjukan Cak Lontong yang kini makin bersinar, tak hanya di dunia hiburan, tapi juga di dunia korporasi:

1. Dari Dunia Lawak ke Meja Komisaris
Selama ini publik mengenal Cak Lontong sebagai sosok jenaka dengan gaya humor yang khas dan cerdas, tetapi siapa sangka, di balik tawa yang ia hadirkan, ia menyimpan latar belakang akademis yang cukup mentereng.

Ia merupakan lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Bahkan, sebelum berkarier sebagai pelawak, Cak Lontong sempat meniti karier di bidang teknik, antara lain sebagai Electrical QC Supervisor di PT Prasidha Inti Jaya dan Manajer Tender Proyek di PT Dewanto Cipta Pratama.

Baca Juga: Inilah Sosok Aura Cinta, Calon Mahasiswi UI yang Viral Usai Debat dengan Gubernur Dedi Mulyadi

Artinya, ia punya pengalaman teknis dan manajerial yang cukup matang untuk mendukung kiprahnya di jajaran komisaris.

2. Bergabung dengan Tokoh-Tokoh Besar
Dalam jajaran komisaris baru Ancol, Cak Lontong tidak sendirian. Ia bergabung bersama nama-nama besar lain, seperti mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, yang kini menjabat Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen, serta mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso alias Bang Yos.

Dengan kehadiran figur-figur publik ternama ini, Ancol tampaknya serius ingin memperkuat citra sekaligus mengembangkan bisnisnya ke depan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan inovatif.

Baca Juga: Inilah Tips Jemaah Haji Tetap Lancar Komunikasi ke Tanah Air, Pakai Provider Indonesia atau Saudi?

3. Langkah Strategis Ancol Menggaet Figur Publik
Menurut penjelasan resmi dari Corporate Communication PJAA, Daniel Windriatmoko, pengangkatan Cak Lontong sebagai komisaris tidak hanya sebatas mencari popularitas, tetapi merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan daya tarik publik, serta mendorong inovasi dan pengembangan bisnis pariwisata yang lebih kreatif.

Kehadiran tokoh sepopuler Cak Lontong diharapkan bisa membawa warna baru dalam tubuh Ancol yang selama ini identik dengan dunia rekreasi.

4. Aktif Juga di Dunia Politik
Tak hanya piawai melawak dan mengurus bisnis, Cak Lontong juga tercatat aktif di dunia politik. Pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2024 lalu, ia dipercaya menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan Pramono Anung – Rano Karno.

Baca Juga: Kecurangan UTBK 2025 Terbongkar, Ini 7 Fakta Modus Teknologi Canggih yang Dipakai Peserta, Ada yang Pakai Behel

Keterlibatannya ini menunjukkan bahwa dirinya memiliki kepedulian terhadap dunia kebijakan publik dan pembangunan daerah, yang tentunya menjadi nilai tambah bagi tugas-tugasnya sebagai komisaris, terutama dalam menyikapi dinamika industri pariwisata di Ibu Kota.

5. Gaji dan Tunjangan Komisaris yang Menggiurkan
Meskipun rincian gaji dan tunjangan yang diterima Cak Lontong sebagai komisaris Ancol belum dipublikasikan secara rinci, umumnya, jabatan komisaris di perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Ancol menawarkan kompensasi yang cukup menggiurkan.

Baca Juga: Tok ! Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Tegaskan SPMB 2025 SMA Fokus pada Nilai Akademik, Bukan Lagi Jarak Domisili

Berdasarkan laporan keuangan tahun-tahun sebelumnya, gaji komisaris utama Ancol bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan, ditambah berbagai tunjangan lain, tergantung pada posisi dan masa kerjanya.

Artinya, di balik tawa khasnya, Cak Lontong kini juga menikmati "senyum lebar" dari sektor bisnis.

Dengan latar belakang yang multitalenta dan pengalaman lintas bidang, kehadiran Cak Lontong di jajaran komisaris Ancol diharapkan mampu memberikan kontribusi segar, baik dari sisi inovasi bisnis maupun membangun citra positif di mata masyarakat.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#lies hartono #cak lontong #Cak Lontong duduki Komisaris Ancol #ancol #radar kediri terkini