JP Radar Kediri - Kabar Paus Fransiskus yang telah meninggal pada hari Senin (21/4) telah menimbulkan duka mendalam bagi dunia. Tidak hanya religius, Paus Fransiskus juga dikenal sangat peduli pada isu kemanusiaan.
Setiap malamnya, Paus Fransiskus berusaha menghubungi Komunitas Gereja di Gaza dan menanyakan apakah kabar mereka baik-baik saja.
Diketahui bahwa rutinitas ini sudah dilakukan Paus Fransiskus selama kurang lebih 18 bulan semasa hidupnya, hingga sehari sebelum ia jatuh sakit dan dinyatakan meninggal dunia.
Paus Fransiskus selalu memberikan kata-kata penenang dan menyemangati komunitas kristen yang ada di Gaza agar terus berjuang untuk kedamaian tanah mereka. Bahkan ketika jaringan telpon tidak juga dapat mencapai warga Gaza, Paus Fransiskus rela menunggu dan mencari bantuan selama 3-4 jam lebih.
Sebelum kematiannya, Paus Fransiskus sangat berharap pada ketenangan akan menghinggapi tanah Gaza. Dilansir dari Time, Paus Fransiskus adalah paus pertama yang bukan berasal dari darah Eropa dan dikenal sering menyuarakan persoalan perdamaian dunia.
“Kami telah kehilangan seseorang yang mengajari kami bagaimana cara untuk tetap berani, sabar, dan kuat menghadapi masalah. Kami kehilangan beliau yang selalu melindungi kami dengan caranya sendiri,” ujar George Antone kepala bagian komite dari Komunitas Gereja di Gaza.
Paus Fransiskus melakukan panggilan tiap pukul 7 malam ke Gaza sejak serangan 7 Oktober 2023. Paus sempat mengatakan bahwa keadaan di Gaza sangatlah sulit. Jadi, mayoritas yang ia lakukan adalah mendengarkan dan menaruh perhatian penuh pada apa yang orang-orang Gaza katakan.
Ketika Paus Fransiskus meninggal dunia, Komunita Kristen Gaza berduka cita. Paus Fransiskus meninggal dunia pada usia 88 tahun. Pria kelahiran Buenos Aires, Argentina itu telah mengusahakan hal terbaik demi perdamaian dunia sejak terpilih untuk menggantikan Paus Benedict XVI pada tahun 2013.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira