JP Radar Kediri - Tren yang berubah-ubah di sosial media sangat menarik untuk diikuti. Apalagi jika tren tersebut dapat mengajak warganet beramai-ramai untuk berpartisipasi.
Hal tersebut juga berlaku pada tren kesenjangan yang sedang ramai di sosial media, baik itu di Instagram maupun di X.
Tren kesenjangan menunjukkan ketika dua orang sedang berinteraksi, dan salah satu dari mereka menunjukkan ketimpangan dalam suatu hal. Baik itu dalam hal kekayaan, iman, pikiran, maupun pendidikan.
Meskipun tren ini menunjukkan bahwa tiap orang pada dasarnya berbeda-beda, warganet menyambut positif tren kesenjangan dengan tetap memperhatikan kata-kata yang digunakan. Salah satu contoh tren kesenjangan yang dicuitkan oleh akun @mvamih di sosial media X.
A: “Aku nge gym dulu ya.”
B: “Oh yaudah, hati-hati di jalan ya.”
A: “Kok hati-hati di jalan si? Kan gym nya ada di rumah.”
(Kesenjangan Sosial)
Tren ini cenderung mengajak warganet untuk bercanda atas kondisi diri sendiri dan tidak terlalu menganggap perbedaan dengan orang lain adalah sesuatu yang serius.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira