JP Radar Kediri - Pasca lebaran, harga saham menjadi turun drastis.
Termasuk pada hari Selasa (8/4), saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi salah satu yang paling banyak diborong oleh investor asing, dengan nilai pembelian mencapai Rp 342,77 miliar.
Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 7,71% dibanding beberapa waktu lalu, investor asing tetap optimis terhadap saham BBRI dan beberapa saham lainnya, seperti Bank Mandiri (BMRI).
Harga saham BBRI telah mengalami penurunan sampai 3,69% pada pembukaan pasar, dengan harga awal Rp 11 per lembar saham.
Penurunan ini terjadi di tengah tekanan besar pada IHSG, yang dipicu oleh kebijakan tarif Amerika Serikat terhadap produk asal Indonesia.
Meskipun begitu, BBRI tetap menjadi salah satu saham yang menarik perhatian investor karena prospek bisnisnya yang stabil.
Dalam jangka panjang, saham BBRI masih dianggap sebagai pilihan menarik bagi investor yang mencari saham dengan potensi pertumbuhan yang baik.
Posisi BBRI sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, serta BBRI memiliki pelanggan luas sangat memungkinkan bagi investor untuk memberi dukungan lebih pada BBRI.
Selain itu, dengan adanya pembelian dari investor asing, diprediksi saham BBRI akan mengalami pemulihan dalam beberapa waktu ke depan.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira