JP Radar Kediri- Gempa berkekuatan 7,1 magnitudo menguncang negara Tonga pada Senin, (31/03) dini hari menyebenkan kepanikan dan evakuasi singkat masyarakat sekitar.
Gempa ini tercatat terjadi di kedalaman 29 km dengan pusat gempa berjaeak sekitar 100 km timur laut kepulauan utama Tonga.
Menurut laporan Survey Geologi AS, beberapa jam setelahnya terjadi gempa susulan berkekuatan 6,1 magnitudo kembali menguncang daerah yang sama.
Pusat peringatan Tsunami Pasifik sempat mengeluarkan peringatan potensi gelombang tsunami berbahaya yang dapat mencapai hingga 300 km dari episentrum.
Peringatan bagi warga di wilayah pesisir Tonga dan negara Kepulauan Niue diminta segera mengungsi namun otoritas Tonga akhirnya mencabut peringatan tsunami beberapa jam setelah kejadian setelah hanya terjadi perubahan kecil pada permukaan laut.
Dalam siaran langasung dari Tonga Broadcasting Commision menunjukan kepanikan warga di ibu kota Nuku’alofa, meskipun komunikasi ke sebagian besar pulau masih berjalan dengan baik.
Dierektur badan manajemen bencana Tonga, Mafua Maka mengonfirmasi bahwa tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan struktural yang signifikan akibat gempa tersebut.
Gempa bumi sering terjadi di Tonga, yang merupakan kepulauan dataran rendah yang dihuni sekitar 100.000 orang dan terletak di Cincin Api seismik.
Cincin Api adalah busur aktivitas tektonik intens yang membentang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.
Penulis: Yulita Dyah Kusumasari
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira