JP Radar Kediri- Tiktoker Willie Salim menjadi sorotan usai mengaku kehilangan rendang 200 kg di Palembang.
Wilie mengaku saat ia tinggal ke toilet kemudian kembali, rendang yang ia masak tiba-tiba sudah ludes tak tersisa beserta kuahnya.
Menanggapi hal ini banyak warganet yang mengira Willie Salim sedang melalukan settingan, namun ada juga yang mempercayai kejadian yang dialami Willie Salim benar-benar terjadi.
Profil Willie Salim
Willie Salim merupakan seorang TikToker terkenal asal Indonesia. Willie Salim memiliki nama lengkap Willie Salim Agustinus ini lahir pada 27 Mei 2002 di Bangka Belitung. Willie merupakan seorang keturunan Tionghoa.
Sebagai seotang Tiktoker, Willie Salim aktif membuat konten-konten yang menghibur. Willie berhasil membangun sebuah komunitas yang cukup besar di media Sosial.
Di Tiktok, Willie Salam memiliki pengikut sekitar 68 Juta Pengikut. Di Instagram Willie mendapat 13,7 Juta Pengikut dan di Youtube Willie 37 Juta Subscribe.
Willie Salim memulai karir konten kreatornya sebagai Youtuber sebelum akhirnya beralih menjadi Tiktoker pada tahun 2020.
Konten Willie Salim sangat beragam salah satunya adalah konten suka bagi-bagi kepada masyarakat yang membuat nama Willie Terkenal.
Wilie Salim juga merupakan kekasih dari salah satu Tiktoker bernama Vilmei, mereka berdua kerap membagikan moment kedekatan mereka diberbagai media sosial mereka.
Kontroversi Willie Salim
Baru-baru ini Willie Salim menjadi sorotan lantaran insiden kehilangan rendang di Palembang.
Baca Juga: Profil Thaksin Shinawatra, Mantan Perdana Menteri Thailand yang Jadi Dewan Penasihat Danantara
Dalam video yang diunggah Wille Salim memperlihatkan proses memasak rendang sebanyak 200 kg atau setara satu ekor sapi bersama warga setempat Palembang.
Namun setelah selesai memasak rendang yang dimasak tadi sudah ludes. Willie mengaku bahwa saat ia tinggal ke Kamar mandi, saat ia tinggal rendang telah ludes tak tersisa.
Banyak orang yang bertanya-tanya kebenaran atas klaim Wille tersebut, banyak orang yang menilai bahwa video tersebut adalah settingan sehingga menimbukan kesan negatif terhadap masyarakat Palembang.
Penulis: Yulita Dyah Kusumasari
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira