Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Seorang Ojol Babak Belur Dikeroyok Brimob karena Salah Sasaran Dikira Mahasiswa Pendemo Tolah RUU TNI

Ilmidza Amalia Nadzira • Sabtu, 22 Maret 2025 | 19:16 WIB
Seorang Ojol Babak Belur Dikeroyok Brimob karena Salah Sasaran Dikira Mahasiswa Pendemo Tolah RUU TNI
Seorang Ojol Babak Belur Dikeroyok Brimob karena Salah Sasaran Dikira Mahasiswa Pendemo Tolah RUU TNI

JP Radar Kediri – Setelah disahkannya RUU TNI pada Kamis (20/3) lalu oleh Ketua DPR RI dalam rapat paripurna ke-15, Massa menggelar aksi demo besar-besaran dibeberapa daerah yang menyerukan ketidak setujuan mereka atas pengesahan tersebut, salah satunya di depan Gedung DPR RI, Jakarta.

Karena demo besar-besaran tersebut, kepolisian menerjunkan ratusan bahkan ribuan anggota untuk melakukan pengamanan di beberapa lokasi tempat demonstarsi terjadi.

Aksi demo yang tak kunjung selesai akhirnya membuat beberapa aparat mengambil tindakan tegas untuk memukul mundur dan membubarkan para pendemo.

Namun, tanpa pandang bulu, para petugas tersebut bahkan memukul mundur siapa saja yang berada dibarisan para pendemo hingga menyebabkan salah satu driver ojek online yang sebenarnya tidak ikut dalam aksi babak belur.

Mencuatnya berita tersebut dimedia sosial menyulut emosi para warganet. Foto yang tersebar luas dimedia sosial menunjukkan wajah sang driver yang telah dipenuhi dengan luka serta lebam-lebam.

Tidak hanya foto, video yang merekam saat aksi pengeroyokan sang driver ojol oleh 20 anggota brimob juga tersebar luas dimedia sosial.

Dari pengakuan Raka (22), sang driver ojek online, ia berada diarea yang sebenarnya tidak terlalu dekat dengan lokasi demonstrasi karena baterai ponsel dan powerbanknya.

Saat berdiam disana, ia mengira tidak akan terkena penertiban atau pemukulan mundur oleh aparat, namun ternyata ia salah.

“Mahasiswa udah pada kesana semua kan, gua masih disini tuh. Gua kira enggak kena, ternyata kena juga.” Ujar Raka.

Raka juga mengatakan, sebelum ia ditarik dan dikeroyok oleh para anggota polisi tersebut, ia tengah membeli makanan namun tiba-tiba langsung ditangkap oleh seseorang dan berakhir dikeroyok.

Saat ditangkap, Raka juga di tuding pertanyaan apakah ia seorang mahasiswa. Ia mengaku bahwa ia bukan mahasiswa, tetapi dipaksa untuk mengaku bahwa dia sebenarnya adalah mahasiswa.

Akibatnya, Raka mengalami luka-luka pada bagian wajah, kepala, dan beberapa bagian tubuh lainnya.

Penulis : Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #driver ojol #pendemo #Tolak RUU TNI #aksi demo besar-besaran #massa #babak belur dikeroyok #unjuk rasa