JP Radar Kediri – Baru-baru ini viral video yang menampilkan TikTokers asal Pontianak, Riezky Kabah dijemput oleh personel Polda Kalbar.
Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Senin (3/3). Penjemputan itu untuk dilakukan pemeriksaan atas unggahan yang dia buat pada akun TikTok miliknya.
Dilansir dari Jawapos.com, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Bayu Suseno memastikan bahwa Riezky Kabah tidak ditangkap.
Adapun maksud petugas menjemput Riezky Kabah dari rumahnya adalah untuk diklarifikasi oleh aparat kepolisian mengenai unggahan konten pada 9 Februari lalu di akun TikTok yang diduga menghina guru.
Pasalnya, dalam salah satu video kontennya itu Riezky Kabah melontarkan pernyataan kontroversial.
Tanpa basa-basi, ia menyebut semua guru jahat dan telah melakukan korupsi.
Video tersebut sontak viral dan beredar luas di jagat maya. Tentu hal ini tak luput dari respon warganet.
Disamping itu, terdapat informasi yang mengatakan bahwa Riezky Kabah sudah dilaporkan ke Polda Kalbar pada 26 Februari lalu.
Ia dinilai telah menghina profesi guru dengan memberikan tudingan bahwa semua guru jahat dan melakukan korupsi.
Baca Juga: Viral di X Twitter! Alumni Mahasiswa Unair Mengintip dan Merekam di Toilet Perempuan
Di lain sisi, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Riezky Kabah terkait maksud ucapannya dalam konten tersebut yang dianggap merendahkan profesi guru.
Pihak kepolisian juga masih menyelidiki apakah unggahan tersebut mengandung unsur ujaran kebencian atau melanggar hukum lainnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah