JP Radar Kediri- Setelah PT Sritex yang menutup semua operasional pabriknya per (01/03), kini giliran PT Sanken Indonensia yang akan menutup operasional pabriknya yang akan direncanakan juni 2025.
PT Sanken Indonesia merupakan anak perusahaan Sanken Electric di Jepang yang lokasi pebriknya berada di Cikarang.
Pabrik ini memperoduksi Transformator, UPS (Uninterruptible Power Supply), dan komponen elektronik lainnya.
Menurut Ketua PUK SPEEFSPMI PT Sanken Indonesia, Dedy Supriyanto, penutupan ini akan berdampak pada 459 pekerja yang berpotensi terkena PHK.
“PT Sanken Indonesia merupakan anak perusahaan Sanken Elektrik Japan. Pabrik ini bukan memprodukso alat elektronk rumah tangga, tetapi lebih ke power supplu dan komponen lainnya.” Kata Dedy saat diwawancarai, Kamis (20/02).
Saat ini PT Sanken Indonesia masih berproduksi dengan utilitas sekitar 10%, guna memasok kebutuhan komponen hingga juni mendatang.
Menurut Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementrian Perindustrian menyebut ada beberapa alasan mengapa PT Sanken Indonesia menutup pabriknya.
Yang pertama, tidak ada dukungan pemuktahiran desain dan teknologi dari induk perusahaan di Jepang akibat penjualan divisi terkait.
Yang kedua, perusahaan tidak mampu bersaing untuk menyesuaikan dengan produk-produk baru. Diungkap bahwa perusahaan telah mengalami kerugian.
Penulis: Yulita Dyah Kusumasari
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira