JP Radar Kediri - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan video viral yang menampilkan mobil MV3 Garuda Limousine milik Prabowo Subianto mengisi BBM di Shell.
Keberadaan mobile bewarna putih di SPBU Shell itu menjadi sorotan lantaran belakangan ini tanah air dibuat geram dengan kasus korupsi Minyak Mentah hingga tindakan mengoplos Pertamax dengan Pertalite.
Melihat video viral itu, warganet pun banyak yang berspekulasi bahwa pemerintah sudah tahu tindakan oknum Pertamina itu atau justru sudah ada keraguan terhadap pertamina sejak lama.
Menanggapi hal ini, Kepala kantor komunikasi kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan bahwa video tersebut diambil sejak empat bulan lalu.
Ia juga menegaskan bahwa mengisi BBM dapat dilakukan di mana saja tanpa tendensi apapun.
Ia menyebut bahwa waktu itu Prabowo belum jadi presiden. Terbukti dari plat yang belum menggunakan RI 1.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu telah terbongkar kasus korupsi besar dalam pengelolaan minyak mentah dan produksi kilang periode 2018–2023.
Dimana Kejaksaan Agung menetapkan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, sebagai tersangka dengan enam orang lainnya.
Kasus ini bahkan diperkirakan merugikan negara hingga sebesar Rp193,7 triliun, dengan modus pengoplosan minyak RON 90 Pertalite menjadi RON 92 Pertamax yang sangat merugikan masyarakat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah