Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Daftar Klasemen Liga Korupsi Indonesia, Terbaru Korupsi Pertamina Patra Niaga di Posisi Kedua

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 27 Februari 2025 | 17:13 WIB
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan yang ditetapkan sebagai tersangka kasus  korupsi minyak mentah
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi minyak mentah

JP Radar Kediri – Kasus korupsi di tanah air seakan tak ada habisnya. Permasalahan ini masih menjadi hal yang sulit dihentikan dari praktik para pejabat.

Dengan nominal kerugian negara yang mencapai triliunan, korupsi seolah menjadi pertandingan olahraga yang melekat di Indonesia.

Tak ayal, pemberitaan mengenai pejabat yang melakukan korupsi seolah menjadi hal yang wajar dan bukan tabu lagi.

Lantas, kasus korupsi apa sajakah yang menyebabkan kerugian negara paling besar? berikut daftar lengkapnya!

 Baca Juga: Keterlibatan Anak Riza Chalid di Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Menyebabkan Kerugian Negara Hingga Rp193,7 Triliun

1. Korupsi PT Timah (Rp 300 Triliun)

Kasus korupsi tata niaga timah yang melibatkan PT Timah Tbk pada periode 2015–2022 telah merugikan negara sebesar Rp300 triliun.

Tak hanya merugikan negara secara finansial, kasus ini juga menimbulkan kerugian lingkungan hingga Rp 271 triliun akibat kerusakan ekologi.

2. Korupsi Pertamina Patra Niaga (Rp 193 Triliun)

Baru-baru ini terbongkar kasus korupsi besar dalam pengelolaan minyak mentah dan produksi kilang periode 2018–2023.

Dimana Kejaksaan Agung menetapkan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, sebagai tersangka dengan enam orang lainnya.

Kasus ini bahkan diperkirakan merugikan negara hingga sebesar Rp193,7 triliun, dengan modus pengoplosan minyak RON 90 Pertalite menjadi RON 92 Pertamax yang sangat merugikan masyarakat.

 Baca Juga: Sosok Riza Chalid, Saudagar Minyak yang Anaknya Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

3. Kasus BLBI (Rp 138 Triliun)

Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) juga menjadi salah satu skandal keuangan terbesar di Indonesia, dengan total kerugian negara diperkirakan Rp138,44 triliun. 

Skandal ini bermula dari krisis moneter 1997-1998, ketika pemerintah memberikan dana talangan kepada bank-bank bermasalah. Namun, dana tersebut justru diselewengkan oleh beberapa bank penerima.

4. Penyerobotan Lahan PT Duta Palma Group (Rp 78 Triliun)

Kasus penyerobotan lahan PT Duta Palma Group terjadi ketika melakukan alih fungsi lahan secara ilegal di Riau untuk perkebunan kelapa sawit.

Perkebunan kelapa sawit tanpa izin sah itu mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp78 triliun, termasuk dari aspek lingkungan dan ekonomi.

Dengan itu, bos PT Duta Palma, Surya Darmadi, divonis hukuman penjara dan diwajibkan membayar ganti rugi kepada negara.

5. Kasus PT TPPI (Rp 37 Triliun)

Kasus korupsi di PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) terjadi penyalahgunaan penunjukan langsung dalam pengelolaan kondensat oleh BP Migas ke PT TPPI pada 2009.

Akibat skandal ini, negara harus mengalami kerugian Rp37,8 triliun.

6. Korupsi PT Asabri (Rp 22,7 Triliun)

Korupsi di PT Asabri ini melibatkan penyelewengan dana investasi prajurit TNI, Polri, dan ASN dalam bentuk saham gorengan serta reksa dana bermasalah.

Diketahui kerugian negara akibat skandal ini mencapai Rp22,78 triliun.

 Baca Juga: Waduh, Heboh Pertalite Dioplos Jadi Pertamax, Begini Kata Pertamina

7. Kasus PT Jiwasraya (Rp 16,8 Triliun)

Kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya ini akibat investasi dalam saham gorengan dan reksa dana bermasalah yang mengakibatkan gagal bayar polisi.

Hal ini menimbulkan kerugian negara hingga Rp 16,8 triliun.

8. Korupsi Izin Ekspor Minyak Sawit Mentah (Rp 12 Triliun)

Pada 2022 terjadi korupsi izin ekspor minyak sawit mentah yang melibatkan pejabat Kementerian Perdagangan serta beberapa pengusaha besar.

Pejabat Kementerian Perdagangan serta beberapa pengusaha besar Mereka diduga memberikan izin ekspor minyak sawit mentah (CPO) secara ilegal di tengah kebijakan larangan ekspor.

Skandal ini diperkirakan merugikan negara hingga Rp 12 triliun.

9. Korupsi Pengadaan Pesawat CSJ-1000 dan ATR 72-600 (Rp 9,37 Triliun)

Negara juga sempat mengalami kerugian hingga Rp 9,37 triliun akibat korupsi dalam pengadaan pesawat CSJ-1000 dan ATR 72-600.

Yang mana markup harga serta pengadaan yang tidak sesuai dengan kebutuhan operasional.

10. Korupsi Proyek BTS 4G (Rp 8 Triliun)

Kasus korupsi juga sempat terjadi dalam proyek pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G.

Skandal ini menyebabkan kerugian negara hingga Rp 8,03 triliun. Selain itu, proyek ini juga mengalami berbagai penyimpangan, termasuk penggelembungan harga dan pengadaan yang tidak sesuai spesifikasi.

 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#liga korupsi indonesia #Daftar #Korupsi Pertamina Patra Niaga #klasemen #Korupsi indonesia #liga korupsi indonesia klasemen