Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Menanggapi Tren Kabur Aja Dulu, Begini Respon Para Menteri

Shinta Nurma Ababil • Rabu, 19 Februari 2025 | 17:47 WIB
Tren tagar KaburAjaDulu
Tren tagar KaburAjaDulu

JP Radar Kediri – Tagat kabur aja dulu tengah menggema di media sosial belakangan ini.

Tagar tersebut tak lain sebagai bentuk ungkapan kekecewaan dan keresahan masyarakat terhadap kondisi ekonomi, sosial, dan keadilan dalam negeri yang dinilai carut marut.

Hal ini berkaitan pula dengan susahnya mendapatkan kerja di indonesia dan fenomena gaji sedikit dibandingkan dengan di luar negeri.

Berbagai permasalahan seperti biaya pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan gaji yang tak layak menjadi faktor utama viralnya tagar ini.

Menanggapi fenomena ini, beberapa menteri dan pejabat ikut buka suara.

 Baca Juga: Ramai Tren #KaburAjaDulu, Kades di Ciamis Mundur dari Jabatannya Pilih Kerja di Jepang

1. Wamenaker Immanuel Ebenezer, Silahkan Pergi Tapi Tidak Usah Kembali

Menyebut bukan perkara besar, respon Wakil Menteri Ketenagakerjaan membuat publik kaget.

Immanuel bahkan berkata, jika WNI ingin pergi dipersilahkan, namun diinbau untuk tidak kembali lagi.

 

2. Menteri Agraria dan Tata Ruang, Nusron Wahid, Dimana Jiwa Nasionalisme Mereka?

Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mempertanyakan kewarganegaraan masyarakat yang meramaikan tagar #KaburAjaDulu.

Dia juga menyindir masyarakat yang menggunakan tagar tersebut tak cinta kepada Tanah Air.

3. Menaker Yassierli, Bukan Kabur, Mereka Akan Kembali Untuk Membangun Indonesia

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyebut tagar tersebut bukan berarti masyarakat Indonesia kabur ke luar negeri.

Menurutnya, masyarakat memiliki peluang untuk meningkatkan kemampuan dan bekerja di luar negeri.

Meski demikian, masyarakat akan kembali dengan kemampuan yang didapat dari luar negeru untuk membangun Indonesia.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#respon #Tagar Kabur Aja Dulu #menteri #Tanggapan #tren #Kabur aja dulu