Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Presiden Prabowo Minta Menteri ESDM Aktifkan Kembali Penjualan Gas LPG 3 ke Pengecer, Begini Penjelasan Pemkab Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 4 Februari 2025 | 18:31 WIB
Presiden Prabowo intruksikan penjualan gas LPG ke pengecer.
Presiden Prabowo intruksikan penjualan gas LPG ke pengecer.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Keluh kesah masyarakat di berbagai daerah tentang aturan penjualan Gas LPG 3 Kg di pengecer sudah sampai ke Istana.

Ada yang sampai mengantre berjam-jam untuk mendapatkan gas elpiji hingga terbaru seorang lansia di Pamulang, Kota Tangerang, Banten dikabarkan meninggal dunia.

Informasinya, lansia 62 tahun itu meninggal dunia usai mengantre selama berjam-jam untuk membeli dua buah tabung gas elpiji.

Setelah peristiwa ini viral, akhirnya Presiden Prabowo langsung bertindak.

Presiden Prabowo memerintahkan untuk mengaktifkan kembali ke pengecer Gas LPG 3 Kg.

Seperti dilansir dari Jawa Pos.com, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto soal polemik kebijakan pelarangan pengecer menjual gas melon atau LPG 3 kg mengakibatkan kepanikan masyarakat.

Berdasarkan hasil komunikasi pada Senin (3/2) malam, Presiden Prabowo akhirnya memutuskan untuk mengaktifkan lagi para pengecer untuk menjual LPG 3 kg.

“Setelah komunikasi dengan presiden, presiden kemudian telah menginstruksikan kepada ESDM untuk per hari ini mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang ada untuk berjualan seperti biasa," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2).

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, pemkab sebenarnya akan mengikuti regulasi pemerintah sebelumnya, yakni tentang larangan penjualan elpiji di pengecer.

Meski, diakuinya kebijakan itu harus disosialisasikan secara masif.

“Ini perlu mendapatkan pemahaman semua pihak. Mengingat adanya evaluasi sebelumnya dengan ada pengurangan pengecer sedikit saja ada masyarakat yang merasa sulit menjangkau. Tapi kami yakin dengan teman agen, pangkalan yang ada mudah-mudahan sudah merata di semua titik yang masyarakat butuhkan,” jelasnya.

Untuk diketahui, di Kabupaten Kediri ada 1.365 pangkalan dengan jumlah agen sebanyak 32 unit.

Dengan jumlah tersebut, diakuinya jika di setiap desa sudah ada pangkalan. Meski demikian dia tidak menampik jika penyebarannya belum merata.

Karenanya, masih ada masyarakat yang kesulitan mengakses elpiji bersubsidi di pangkalan.

“Perlu dipetakan betul apakah itu sudah menjangkau seluruh wilayah atau belum. Karena pada 2024 ada pangkalan yang ngumpul,” terang Tutik sembari menyebut kini sudah ada program one village one outlet.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #pemkab kediri #gas elpiji 3 kg #Presiden Prabowo #Gas LPG #berita kediri hari ini