Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Nganjuk bekerja keras mewujudkan hunian perumahan yang aman dan nyaman di Kota Angin. Salah satu yang dilakukan DPRKPP adalah menyediakan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) yang memadai. Sampai pertengahan tahun 2023 ini, DPRKPP Kabupaten Nganjuk menggelontor anggaran sebesar Rp 2.143 miliar untuk membangun PSU.
“Tahun ini kami membangun PSU di lima perumahan,” ujar Kepala DPRKPP Kabupaten Nganjuk Agus Frihannedy. Lima perumahan di Kota Angin itu berada di dua kecamatan. Yaitu, Puri Mangundikaran dan Zahro In 2, keduanya di Kecamatan Nganjuk serta Vila Candimas, Bumi Berlian Asri, dan Puri Tanjung Persada, ketiganya ada di Kecamatan Loceret.
Beberapa PSU yang dibangun di sana adalah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), jalan paving, pagar perumahan, normalisasi saluran, maupun drainase dengan U-Ditch. “Kami maksimalkan pembangunannya agar masyarakat merasakan manfaat PSU ini sehingga tercipta kawasan perumahan dan permukiman yang sehat, aman, harmonis, dan berkelanjutan,” terang Agus.
Lebih jauh, Agus menjelaskan, hingga Juli 2023, pihaknya sudah berhasil memfasilitasi Penyerahan PSU ke Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk di 26 perumahan. Perumahan itu tersebar di delapan kecamatan di Kota Angin. Seperti Kecamatan Nganjuk, Loceret, Sukomoro, Bagor, Baron, Kertosono, Prambon, dan Tanjunganom.
DPRKPP juga mendorong perumahan lain agar segera menyerahkan PSU kepada DPRKPP Kabupaten Nganjuk. Karena jumlahnya sangat banyak. Apalagi saat ini, iklim perkembangan perumahan sedang mengalami tren kenaikan. “Ketika perumahan tersebut sudah diserahkan kepada Negara maka menjadi tanggung jawab ada di pemerintah,” tandasnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah