NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Pembangunan stadion Anjuk Ladang akhirnya terwujud mulai tahun ini. Pemkab menganggarkan Rp 2,7 miliar untuk perbaikan sarana olahraga kebanggaan Kota Angin itu.
Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mengatakan, legislatif juga menyepakati penganggaran perbaikan stadion dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya, perbaikan stadion sangat penting untuk kemajuan sepak bola Nganjuk. “Perbaikan stadion nanti bertahap,” ujar Tatit.
Lebih jauh Tatit mengatakan, anggaran perbaikan senilai Rp 2,7 miliar tahun ini untuk tahap awal pembangunan. Dana tersebut diprioritaskan untuk membangun tribun penonton. “Nanti pembangunannya bertahap,” lanjut pria yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk itu.
Dikatakan Tatit, jika kondisi stadion semakin baik, Anjuk Ladang bisa jadi tempat bertanding tim besar seperti stadion Supriyadi di Blitar. Tatit menyebut, kondisi stadion yang bagus tidak hanya membangkitkan sepak bola Nganjuk. Melainkan juga berdampak pada ekonomi warga.
Tatit menjelaskan, dalam waktu dekat akan ada banyak perusahaan yang masuk ke Nganjuk. Keberadaan mereka bisa digaet untuk berinvestasi di bidang olahraga sepak bola. “Mereka bisa diajak untuk mendorong kemajuan sepak bola kita,” terang Tatit.
Sementara itu, setelah memperbaiki tribun stadion, Tatit menyebut ke depan juga akan dibangun bagian luar stadion. “Penataan pedagang harus lebih rapi lagi,” tuturnya sembari menyebut para pedagang akan diberi tempat khusus untuk berjualan.
Wakil Bupati Marhaen Djumadi menambahkan, perbaikan stadion tidak hanya pada bagian tribun saja. Melainkan juga rumput di lapangan. Dia menilai kualitas lapangan masih belum bagus.
Indikasinya, beberapa kali bola terhenti di tengah lapangan karena ada cekungan berlumpur. Hal tersebut menurut Marhaen membuat pertandingan menjadi kurang seru. “Kalau rumputnya sudah bagus, kita yang nonton juga puas,” bebernya.
Terpisah, Koordinator Suporter Persenga Rangga Nayaka menyambut baik perbaikan stadion Anjuk Ladang. Dia meminta perbaikan bisa segera dilakukan. “Penonton sangat antusias. Ramai. Sementara tribun kita minim,” urainya.
Karena kapasitas tribun yang minim itu pula, pertandingan persahabatan Persenga dan Persik Kediri Senin (2/3) lalu baru diumumkan sehari sebelum bertandingan. Alasannya, jika disampaikan jauh-jauh hari dikhawatirkan penonton akan membeludak. “Padahal tribun untuk menonton minim,” tegasnya.
Untuk diketahui, tahun ini stadion Anjuk Ladang akan jadi tempat bermain tiga klub asal Nganjuk di Liga 3. Selain Persenga ada pula Nganjuk United dan Nganjuk Ladang FC. (rq/ut)
Editor : adi nugroho