Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Warga Tuntut Perbaikan sebelum Lebaran

adi nugroho • Minggu, 27 Mei 2018 | 18:14 WIB
warga-tuntut-perbaikan-sebelum-lebaran
warga-tuntut-perbaikan-sebelum-lebaran


NGANJUK – Rekanan proyek jalan tol Wilangan-Kertosono punya banyak pekerjaan rumah (PR) menjelang Lebaran. Sebab, selain mengebut proyek tol untuk fungsional arus mudik, mereka juga harus memperbaiki jalan rusak di beberapa titik. Di antaranya ruas jalan di Desa Ngrengket, Kecamatan Sukomor dan Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk.


Ikhsan, 33, warga Desa Ngrengket, meminta, jalan rusak di desanya segera diperbaiki sebelum Lebaran. Sebab, dampak pembangunan tol membuat debu berterbangan di sekitar lingkungan mereka.


Sebenarnya warga tidak ingin menunggu terlalu lama. Apalagi sampai turun ke jalan seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu. “Ini masih banyak debu di sini,” kata Ikhsan kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.


Dia mengaku, perbaikan jalan di desanya dilakukan secara bertahap. Jalan pertama yang dicor adalah bagian selatan. Setelah dicor,  barulah jalan bagian utara dikerjakan.


Untuk sisi selatan, jalan kini mulai dilewati kendaraan yang melintas di Desa Ngrengket. “Jalannya tidak akan kuat kalau yang lewat dump truk,” katanya. Meski jalan sudah diperbaiki, dampak polusi udara karena debu masih saja terjadi. Warga berharap pihak tol aktif menyiram jalan agar tidak berdebu. Sejauh ini, penyiraman sudah dilaksanakan oleh pihak tol tapi tidak rutin. Sehingga tetap berdebu.


Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Protek Tol Saradan-Kertosono Indra Rismawansyah memastikan saat ini tidak ada truk material tol yang melintas di jalan Desa Ngrengket, Sukomoro.


 "Target pengurukannya sudah selesa. Sekarang tahapannya sudah masuk LC (lean concrete, red)," kata Indra.


Agar tidak merugikan masyarakat, Indra meminta pelaksana proyek bisa menyelesaikan perbaikan jalan rusak akibat pembangunan tol sebelum Lebaran. "Ini termasuk perbaikan jalan di enam desa di Kecamatan Bagor dan Rejoso," terangnya.


 Indra melanjutkan, kontraktor bersama warga sudah menyepakati kemarin, sebagai hari pertama untuk dilakukan perbaikan jalan. Selama perbaikan jalan akan ditutup. Lantas apakah kondisi penutupan jalan dan protes warga menjadi penghambat untuk mengerjakan proyek tol persiapan Lebaran? Sejauh ini, Indra mengaku tidak ada masalah. Apalagi untuk pengurukan jalan tol semuanya sudah dikerjakan. 

Editor : adi nugroho
#tol #perbaikan #lebaran