Menempuh pendidikan di luar negeri selama tujuh tahun tak membuat Regina Nadya Suwono terlena. Saat sebagian besar teman-temannya lebih memilih bekerja dan menetap di negeri orang, Regina-sapaan akrab Regina Nadya Suwono memilih untuk pulang ke kota kelahirannya, yaitu Kediri.
Keinginannya untuk pulang kampung bukan tanpa alasan. Regina merasa tertantang untuk ikut berkontribusi membangun ekonomi di Kota Kediri. Berbekal pendidikan yang telah ia dapatkan di negeri kanguru. “Ini saatnya saya ikut berkontribusi membangun tanah kelahiran saya, dengan bekal ilmu yang saya dapatkan,” ujar lulusan RMIT University Melbourne jurusan Public Relation ini.
Saat ini Regina tengah menekuni profesinya sebagai Director Marketing and Sales di Bukit Daun Hotel & Resort Kediri. Cewek 22 tahun ini bertanggungjawab untuk merencanakan, mengontrol, dan mengoordinir proses penjualan dan pemasaran semua produk di Bukit Daun. Mulai dari hotel, gedung, cafe, kolam renang hingga gym.
Meski bekerja di perusahaan keluarga, perempuan kelahiran 5 Oktober 1996 ini tetap melakukan pekerjaannya secara profesional. “Kalau di tempat kerja tetap profesional, tidak ada yang istimewa, kalau melakukan kesalahan ya tetap dapat teguran,” ujar Regina seraya tersenyum.
Seperti anak muda lain, Regina tentu mempunyai segudang ide baru yang kreatif yang diaplikasikan di Bukit Daun. “Semenjak posisi Director Marketing and Sales saya pegang, tentu ada berbagai perubahan yang saya lakukan. Seperti cara pemasaran yang dulunya pakai cara konvensional, sekarang lebih ke taktik yang lagi on trend,” ujar alumni San Yu Adventist School Singapore ini.
Regina memilih menggunakan teknologi yang saat ini tengah berkembang pesat, seperti media sosial. Selain itu, ia juga terjun langsung ke tengah masyarakat seperti masuk ke komunitas lokal, menggelar event, hingga menggelar berbagai kompetisi. “Yang jelas saya ingin mengenalkan Bukit Daun dengan konsep dan cara yang semenarik mungkin,” ujar Regina.
Menurut Regina, peran anak muda di industri pariwisata saat ini sangat diperlukan. Agar industri pariwisata tersebut tidak tertinggal oleh majunya zaman. “Ide-ide kreatif yang dilahirkan anak muda akan membuat industri pariwisata bisa tetap mengikuti perkembangan zaman namun tidak melupakan budaya lokal yang menjadi dasar,” jelas cewek penghobi traveling ini.
Adanya ide-ide kreatif tersebut selanjutnya Regina berharap dapat membuat Bukit Daun terus aktif dan berkontribusi untuk perkembangan ekonomi di daerah kediri.
Editor : adi nugroho