Momen bulan puasa memang tidak bisa dipisahkan dari beragam sajian minuman pembuka. Salah satunya kudapan es dawet. Ya, es dawet merupakan minuman yang berisikan kuah santan dengan gula merah serta bulir-bulir dawet yang terbuat dari tepung hunkwe atau tepung beras, hingga tepung beras ketan.
Kudapan yang juga disebut Es Cendol bila di tanah Sunda ini awalnya berasal di Banjarnegara Jawa tengah. Hingga munculah istilah es dawet, yang dipatenkan untuk wilayah jawa.
Walaupun asal muasal es dawet dari Banjarnegara, bukan berarti tidak dijumpai di Kediri. Di Kediri sendiri memiliki beberapa pilihan dawet yang bisa dinikmati para pecinta kuliner. Selamat mencoba...
1. Dawet Ayu Pak Yanto
Dawet yang sudah dikenal sejak dulu ini adalah Milik Yanto. Yang beralamat di Jalan Gatot Subroto wilayah Ngampel ini Memiliki keunikan sendiri bagi setiap sajian dawetnya. Dimana dalam sajiannya, dawet ini diwadahi oleh mangkok tanah liat dan berlogo tokoh wayang Semar.
Harga: Rp 3.500- Rp 9 Ribu
Pilihan: Dawet Gula Aren, Dawet Rumput Laut, Dawet Nangka dan Dawet Alpukat.
2. Dawet Serabi Pak Nasib
Bila melewati Jalan Kilisuci Kota Kediri, kita bisa menjumpai salah satu kudapan segar es dawet Serabi. Ya, es dawet serabi Pak nasib yang terletak tepat di sebelah Radio Wijangsongko ini merupakan salah satu inovasi es dawet.
Harga: Rp 3.500
Isi: Kuah santan, serabi, dawet, dan mutiara
Editor : adi nugroho