Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Janji Gelontor Dana Pemberdayaan Ratusan Juta

adi nugroho • Jumat, 4 Mei 2018 | 01:18 WIB
janji-gelontor-dana-pemberdayaan-ratusan-juta
janji-gelontor-dana-pemberdayaan-ratusan-juta

KEDIRI KOTA – Berbagai janji pembangunan dan pemberdayaan disampaikan calon wakil dan wali Kota Kediri. Salah satunya adalah siap menggelontorkan dana ratusan juta.


Seperti program pemberdayaan dan pembangunan yang ditawarkan paslon nomor urut 1 Aizzudin-Sudjono dalam setiap kampanyenya. Yaitu program Lingkar Kota Kediri yang siap menggelontorkan alokasi dana kurang lebih Rp 100 juta per tahun untuk setiap rukun tetangga (RT).


“Kita beri setiap RT Rp 100 juta dengan alokasi dana yang jelas. Sehingga dana yang digunakan juga jelas,” ungkap Gus Aiz.


Tidak hanya itu, dalam sosialisasinya, Gus Aiz juga memberi pilihan lain dengan program saku mandiri. Dengan program ini, pihaknya juga siap menggelontorkan alokasi dana jutaan rupiah untuk lingkup keluarga tersebut.


Pada Saku Mandiri ini, Gus Aiz dan Djono siap mengalokasikan Rp 7 juta per kepala keluarga (KK). “Dengan program Saku Mandiri ini kita berikan untuk usaha mikro kecil bagi warga agar semakin mandiri,” ujarnya.


Begitu pula dengan pasangan nomor urut 2 Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibbah. Merasa mengeluarkan program andalannya yaitu Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas).


Dalam kesempatan kampanye hingga debat Abu memberikan jaminan akan kembali menggelontorkan dana jutaan rupiah ke masyarakat untuk setiap lingkungan. “Kalau Prodamas dulu per-RT Rp 50 juta. Kali ini untuk kepemimpinan selanjutnya kita ada Prodamas Plus,” ungkap Mas Abu ini.


Adapun Prodamas Plus ini adalah peningkatan dari Prodamas yang akan menggelontorkan dana per-RT dengan Rp 100 juta per tahun. Sementara adanya Prodamas dulu menurutnya sudah terbukti cukup mampu memberikan dampak pembangunan menyeluruh di setiap RT se-Kota Kediri dan tidak terpusat di tempat-tempat strategis saja.


 “Prodamas ini pun berdampak seperti mulai renovasi musala di setiap RT hingga pemberdayaan-pemberdayaan UMKM lainnya. Untuk ke depannya kita juga ada program koperasi RW sebagai pengembangan badan usaha RW,” terang calon petahana ini.


Selain itu, paslon nomor urut 3 Samsul Ashar-Teguh Junaidi pun juga menawarkan program yang juga menggelontorkan jutaan rupiah. Dengan Promas per tahunnya, pihaknya akan menggelontorkan dana Rp 75 juta per-RT dalam setahun.


Walaupun lebih sedikit daripada dua paslon namun sebagian dana telah dia plotkan langsung kepada peningkatan kesejahteraan berupa honor, intensif, maupun tunjangan bagi beberapa masyarakat. “Mulai dari Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, karang taruna, kader posyandu, takmir masjid dan lain-lain akan kita tingkatkan kesejahteraannya,” ungkap Samsul dalam programnya.


Selain itu, pihaknya juga telah memetakan beberapa bantuan langsung yang akan dilakukan untuk sarana peribadatan hingga santunan kematian bagi masyarakat Rp 5 juta pun digelontorkan jika mereka terpilih menjadi walikota.


Selain itu bantuan lain seperti untuk kelompok olahraga per kelurahan pun akan diberi Rp 25 juta untuk mulai sarana prasarananya. “Kita ingin di setiap lini sarana dan prasarananya lengkap,” tegasnya.

Editor : adi nugroho
#kediri #pilwali #kota kediri