Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Harga Terus Turun hingga Rp 4.500 per Kilogram

adi nugroho • Minggu, 15 April 2018 | 19:51 WIB
harga-terus-turun-hingga-rp-4500-per-kilogram
harga-terus-turun-hingga-rp-4500-per-kilogram


KEDIRI KOTA - Kentang menjadi salah satu penyeimbang inflasi di Kota Kediri selama dua bulan terakhir. Persentasenya menunjukan penurunan harga serta memasuki lima peringkat pertama penghambat inflasi baik di Februari maupun Maret 2018.


Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bila kentang dalam penurunan inflasi di Kota Kediri mencapai 12,12 persen di Februari 2018 serta 11,44 persen di bulan Maret 2018.


Pasalnya harga kentang memang mengalami penurunan sejak dua bulan terakhir. “Kalo kentang harga normalnya Rp 13 ribu/ kilogram. Itu untuk jenis Glondong,” ungkap Lahuri, salah satu pedagang kentang di Pasar Grosir Sayur dan Buah Ngronggo.


Ia juga menjelaskan bila empat ukuran kentang semuanya mengalami penurunan harga. “Jenis Glondong, Al super, Al, TO turun semua walaupun ada yang selisih harganya tidak besar,” terang laki-laki usia 52 tahun ini sambil mengemas kentang yang siap dikirim ke luar daerah.


Sugiarti yang juga pedagang kentang di Pasar Grosir Sayur dan Buah Ngronggo mengungkapkan bila kentang cenderung turun karena musim panen tiba. Ia juga mengungkap bila harga kentang penurunannya tidak signifikan melainkan karena terdapat empat jenis kentang yang berbeda. “Glondong sing gede Rp 8.500, Al Super Rp 11.500, Al Rp 8.500, sama TO sing cilik dewe mbak saiki Rp 4 ribu,” terangnya sambil menulis nota penjualan. Penurunan harga komoditi jenis bahan makanan kentang ini berkisar Rp 500 hingga Rp 4.500 berdasarkan ukurannya.


Hal sama juga diungkapkan Muryanto, pedagang sayur dan rempah Pasar Setonobetek. “Kentang turun Mbak, dulu cuma Rp 300, sekarang iso sampe Rp 4.500 kari jenise wae mbak (sekarang bisa sampe Rp 4.500 tergantung jenisnya saja mbak),” terangnya.


Ia juga menegaskan bila adanya musim panen beberapa bahan makanan seperti beras dan kentang menjadi penyebab harga bahan makanan tersebut mengalami penurunan. “Sebenernya mendadak kalau penurunannya sampai Rp 4.500, soalnya sebelumnya mung (hanya) Rp 300,” pungkasnya.


Editor : adi nugroho
#pasar #inflasi