KEDIRI KOTA - Pusat-pusat perbelanjaan mulai mengantisipasi datangnya bulan puasa dan Lebaran. Mereka mulai menambah pasokan beberapa barang yang biasa dibutuhkan warga saat itu. Di antaranya adalah biskuit kaleng, sirup, hingga sembako. Makanan ringan pun juga mendapat pasokan lebih.
Menurut Duty Manager Transmart Kediri Zainal, pihaknya sudah menyiapkan stok biskuit kaleng hingga sirup untuk persediaan bulan puasa sampai Lebaran. “Untuk saat ini buah kurma yang belum bertambah stoknya,” terang Zainal.
Dia mengatakan, seperti tahun sebelumnya, biskuit kaleng dan sirup bisa laku keras selama Ramadan dan Lebaran. Sebab, selain digunakan untuk konsumsi berbuka, juga untuk suguhan saat Lebaran.
Hal serupa juga diungkapkan Hadi Irmanto, purchasing Golden Swalayan. “Kami sudah menyiapkan stok sirup dan roti kalengan. Hanya saja masih di gudang belum ditata,” jelasnya.
Hal yang sama juga dilakukan jaringan swalayan yang lain. Waktu yang kurang lima minggu dari bulan puasa, membuat mereka juga mulai menyiapkan stok bahan-bahan kebutuhan.
“Diawali dari kiriman perusahaan, lalu kami pasarkan dalam jumlah besar yang ditata sebulan menjelang puasa,” terang Hadi, sambil menunjukan tumpukan kardus sirup.
Penambahan stok komoditas tertentu seperti biskuit kaleng dan sirup memang tidak lepas dari beberapa faktor. Menurut Hadi, di Kediri trend selama ini memang seperti itu. Mereka selalu menambah stok setiap kali menjelang puasa dan Lebaran. Karena barang-barang seperti itu sangat dicari oleh masyarakat. “Ada wilayah yang saya tahu, swalayannya tidak melakukan stok tambahan (jelang puasa),” ungkap Hadi.
Hal serupa juga disebutkan oleh Sasongko, staf jaringan supermarket di Kediri. Dia juga menjelaskan faktor adanya penambahan stok biskuit kaleng dan sirup karena tradisi setiap tahunnya.
Editor : adi nugroho