Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tewas Seminggu, Menjamur di Dalam Rumah

adi nugroho • Kamis, 15 Maret 2018 | 23:30 WIB
tewas-seminggu-menjamur-di-dalam-rumah
tewas-seminggu-menjamur-di-dalam-rumah

KEDIRI KABUPATEN- Puryoko, 53, warga Dusun Setono, Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih ditemukan tewas di kamar rumahnya dalam keadaan sudah menjamur (14/3). Diduga jenazah sudah meninggal sekitar seminggu.


Jasadnya berhasil ditemukan setelah didobrak warga sekitar. Kejadian ini bermula karena kecurigaan kakak Puryoko yaitu Nur Azizah, 55, warga Dusun Karanglo, Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih lama tidak pernah melihat adiknya itu. “Awalnya saya pikir Yoko (panggilan Puryoko) pergi lama, karena memang dia orang yang suka berpergian,” tuturnya.


Yoko selama ini memang terkenal hidup sendiri di rumah. Ia sudah tidak mempunyai istri sebelum dulunya nikah berkali-kali. Sementara anaknya hanya satu dan tinggal di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Alhasil tetangga dan saudaranya yang sering kali mengirim Yoko makanan. “Pekerjaan dia juga tidak tentu mbak, serabutan,” ujar Nur Azizah.


Saat mendekati rumah Yoko, kecurigaan semakin bertambah. Setelah tercium bau busuk dari dalam rumah. Khawatir terjadi sesuatu, Nur Azizah dan saudaranya Suratin, 50 langsung menghubungi warga sekitar. “Sempat saya kira itu bangkai tikus atau kodok mbak,” terangnya.


Akhirnya, sekitar pukul 16.30 WIB keduanya dan warga berusaha mendobrak paksa pintu rumah Yoko untuk memastikan keadaan Yoko. Ketika ditemukan di kasur, betapa terkejutnya Suratin melihat adiknya sudah terbujur kaku. Yang mengenaskan, tubuhnya sudah berjamur.


Tadi malam, polisi berusaha engevakuasi jenazah Yoko dan melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian Yoko. Selama ini sempat mengeluhkan tentang penyakit kompilkasinya, antara darah tinggi, kolesterol, hingga muntah darah. “Saatg ini masih dilakukan otopsi lanjutan,” tutur Kasi Humas Polsek Ngadiluwih Aiptu Anwar Sanusi.

Editor : adi nugroho
#kediri #tewas #meninggal