Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Devita Agustin, Bocah yang Jadi Korban Arus Kali Parung

adi nugroho • Rabu, 24 Januari 2018 | 18:10 WIB
devita-agustin-bocah-yang-jadi-korban-arus-kali-parung
devita-agustin-bocah-yang-jadi-korban-arus-kali-parung


Erni Hariyanti tak bisa menutupi kesedihannya. Wanita 47 tahun tersebut masih terbayang dengan wajah Devita Agustin. Sang anak yang tewas karena terseret arus Kali Parung.


 


Rumah di Lingkungan Grogol, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri itu masih lekat dengan suasana duka. Wajah Erni Hariyanti pun tampak kuyu. Matanya sembab.


“Saya sudah dua hari ini tidak makan tidak juga minum,” kata wanita itu lesu.


Erni pun dengan berkaca-kaca berusaha mengingat kenangan terakhir dengan anak keduanya itu. Sebelum kejadian nahas itu dia sempat menemukan hal yang tak biasa yang dilakukan Vita.


“Pada malam harinya ia tak biasanya mencium pipi saya. Lalu esok paginya ia mandi keramas dan potong kuku bersih sekali,” kenangnya sambil tersedu.


Vita dikenal sebagai sosok yang sangat mandiri dan pandai. Dia bahkan bisa mengerjakan soal-soal kakaknya. Padahal kakaknya itu sudah duduk di kelas 2 SD. Sementara Vita masih duduk di bangku taman kanak-kanak.


“Malam sebelum kepergiannya, ia sempat belajar sampai jam 11 malam,” ujar sang ibu.


Begitu mandirinya, sang ibu mengatakan bahwa kepergian anaknya ke Kali Parung saat itu tidak pamit. Sebab, bila berpamitan pasti dia melarangnya. Istri Ipda Agus Priono, anggota polisi yang bertugas di Polres Blitar ini merasa sangat kehilangan.


Sementara itu, mayat Vita akhirnya bisa ditemukan pada Senin (22/1) malam, sekitar pukul 23.30. Tubuh Vita ditemukan tersangkut di pohon bambu, beberapa ratus meter dari lokasi terseret. Tubuh bocah itu ditemukan oleh tim Basarnas yang melakukan pencarian bersama dengan anggota Polsek Pesantren dan warga.


Vita terseret arus saat bermain di Kali Parung. Kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu Vita berenang bersama sang kakak, Gading Ika Syaputra, dan dua temannya, Pio Fari dan Risky Akbar.


Pencarian tubuh Vita baru berhasil setelah 10 jam. Tim pencari harus melakukan penyusuran sepanjang sungai yang berarus deras tersebut.


Kapolsek Pesantren Kompol Siti Nurinsana Natsir mengatakan bahwa korban ditemukan di Kali Parung Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota Kediri. Saat ditemukan ada luka sobek di kepala korban. Kemungkinan terbentur batu. “Korban ditemukan dengan posisi telungkup dan berada di tengah kali,” paparnya. (c1/fud)

Editor : adi nugroho
#anak #tewas #tenggelam