Grand opening PT BPR Anjuk Ladang (Perseroda) dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Acara diawali dengan santunan anak yatim. Kemudian, launching aplikasi e-Banking Bank Anjuk Ladang Stamba (Sistem Transaksi Mobile Anjuk Ladang). Plt Bupati Marhaen Djumadi yang diwakili Sekda Nganjuk Nur Solekan dan Direktur Utama (Dirut) BPR Anjuk Ladang Nur Kamdani menempelkan tangan di layar monitor bersamaan sebagai tanda launching aplikasi tersebut. Saat kedua tangan Nur Solekan dan Nurkamdani ditempel ke layar, muncul aplikasi Stamba di layar. Aplikasi ini adalah mobile banking yang bisa digunakan untuk segala macam transaksi, seperti transfer dana antar rekening bank, e-money, QRIS, virtual account, dan berbagai macam pembayaran.
Kecanggihan aplikasi Stamba ini membuat tamu undangan kagum. Mereka kemudian, langsung membuka rekening di BPR Anjuk Ladang.
Setelah launching aplikasi Stamba, Nur Solekan dan Nurkamdani didampingi
Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono beserta Ketua PCNU Kabupaten Nganjuk KH Hasyim Afandi untuk melakukan pengguntingan pita. Puluhan tamu undangan yang hadir langsung memberikan tepuk tangan.
“Cita-cita kami adalah menjadi lembaga keuangan yang bisa dibanggakan masyarakat, profesional, aman, dan terpercaya,” ujar Nurkamdani saat memberi sambutan.
Sebagai BPR milik pemkab, Nurkamdani mengatakan, pihaknya selalu mendukung program-program pemkab untuk masyarakat. Salah satunya dengan menjadi motor penggerak perekonomian serta mitra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam mengembangkan usahanya. Sehingga, manfaat BPR Anjuk Ladang benar-benar dirasakan masyarakat Kabupaten Nganjuk.
Nurkamdani mengatakan, saat ini BPR Anjuk Ladang berusaha keras mengembangkan diri. Ke depan, bank milik Pemkab Nganjuk itu akan membuka jaringan kantornya. “Insya Allah akan buka di seluruh kecamatan di Kabupaten Nganjuk,” lanjutnya.
Untuk itu, Nurkamdani memohon doa restu dan dukungan semua pihak. Sehingga, BPR Anjuk Ladang bisa semakin berkembang. Kemudian, bisa memberi kontribusi bagi Kabupaten Nganjuk. “Bisa menambah pendapatan asli daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Nur Solekan berharap, BPR Anjuk Ladang membawa berkah. Pendirian BPR Anjuk Ladang ini telah melalui proses yang panjang. Dimulai sejak tahun 2010. Yaitu, ditandai dengan adanya Perda No 7/2010. Kemudian, pada akhir tahun 2021, BPR Anjuk Ladang mendapat izin operasional. Hingga, akhirnya grand opening dilaksanakan kemarin. “Semoga BPR Anjuk Ladang ini menjadi kebanggaan dan bermanfaat bagi masyarakat Nganjuk,” harapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah