Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tips dan Trik Memilih Outfit Lari, Tetap Stylish dan Nyaman Digunakan!

Hilda Nurmala Risani • Rabu, 10 Juni 2026 | 21:04 WIB
Ilustrasi outfit lari yang bisa kamu contoh. (Sumber : Pinterest)
Ilustrasi outfit lari yang bisa kamu contoh. (Sumber : Pinterest)
 

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Tren olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan eksistensinya, terbukti dari menjamurnya berbagai ajang fun run hingga maraton bergengsi di berbagai kota besar.

Seiring dengan tingginya antusiasme tersebut, kesadaran para pelari akan pentingnya perlengkapan yang memadai juga ikut meningkat.

Memilih outfit atau pakaian lari yang tepat kini tidak lagi hanya sebatas soal tampil modis untuk kebutuhan dokumentasi di media sosial.

Melainkan menjadi faktor penentu krusial dalam memaksimalkan performa dan mencegah risiko cedera saat melibas jarak kilometer demi kilometer.

Berikut tips dan trick yang bisa kamu pilih:

Baca Juga: Ini Tips and Trick Memilih Outfit saat Cuaca Kemarau!

Pertama, memilih pakaian lari dengan memperhatikan jenis material kain yang digunakan.

Tinggalkan pakaian olahraga berbahan dasar 100% katun, karena material ini akan menyerap dan menahan keringat.

Sehingga membuat baju terasa berat, lengket, dan berisiko memicu lecet parah pada kulit akibat gesekan (chafing).

Sebagai gantinya, pilihlah pakaian berbahan sintetis seperti campuran polyester atau nylon yang dilengkapi dengan teknologi moisture-wicking.

Teknologi ini akan menarik keringat ke permukaan luar kain sehingga lebih cepat menguap dan menjaga kulit tubuh tetap kering dan stabil.

Kedua, perhatikan potongan dan ukuran pakaian (fit) agar selaras dengan anatomi tubuh serta dinamika pergerakan lari.

Outfit yang ideal tidak boleh terlalu ketat hingga membatasi ruang gerak sendi dan ritme pernapasan.

Namun juga tidak boleh terlalu longgar karena kelebihan kain dapat menghambat aerodinamika tubuh.

Penggunaan pakaian jenis kompresi (compression wear) juga sangat direkomendasikan bagi mereka yang menargetkan jarak jauh.

Itu karena desainnya yang memeluk otot secara anatomis dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi risiko kelelahan otot prematur.

Baca Juga: Rekomendasi Outfit ke Kantor, Ini Daftarnya!

Ketiga, menyesuaikan outfit dengan lokasi olahraga. Jika gemar berlari di bawah terik matahari pagi atau siang hari, kenakanlah pakaian berwarna terang yang mampu memantulkan panas matahari. Idealnya yang memiliki fitur perlindungan anti-UV (UPF rating).

Sebaliknya, bagi para night runner atau pelari malam, visibilitas adalah prioritas utama.

Oleh karenanya wajib menggunakan pakaian atau aksesori yang dilengkapi dengan elemen reflektif agar mudah disadari oleh pengendara kendaraan di jalan raya.

Terakhir, gunakan aksesori penunjang. Bagi pelari perempuan, berinvestasi pada sports bra dengan kategori high-impact sangat krusial untuk menopang pergerakan secara maksimal dan mencegah nyeri punggung maupun kerusakan ligamen.

Sementara itu, seluruh pelari wajib menggunakan kaus kaki khusus lari (running socks) anti-lembap yang didesain tanpa jahitan menonjol di area jari. Hal ini bertujuan untuk mencegah munculnya lepuhan kulit (blisters) yang sering kali menggagalkan target lari harian.

Kesimpulannya, meracik kombinasi outfit lari yang tepat adalah kunci utama untuk menciptakan pengalaman berolahraga yang produktif, aman, dan bebas hambatan.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#oufit olahraga #sports bra #lari #stylish #nyaman