Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kucing Susah Diatur? Ini 6 Cara Melatih Kucing Jadi Lebih Penurut

Dita Citra Oktaviana • Rabu, 13 Mei 2026 | 17:56 WIB
Cara melatih kucing agar menjadi penurut
Cara melatih kucing agar menjadi penurut 

JP Radar Kediri - Kucing memang dikenal sebagai salah satu hewan peliharaan paling populer berkat tingkahnya yang lucu dan menggemaskan. Namun, di balik pesonanya itu, tidak sedikit pemilik yang mengeluhkan perilaku kucingnya yang nakal, sulit diatur, suka merusak furnitur, atau mencuri makanan di meja.

Jangan buru-buru menyerah! Kucing sebenarnya bisa dilatih menjadi lebih penurut dengan pendekatan yang tepat dan konsisten. Berikut enam cara efektif yang bisa kamu terapkan untuk melatih kucingmu agar lebih mudah diajak kerja sama.

Baca Juga: 9 Cara Efektif Agar Kucing Tidak Pup dan Kencing Sembarangan di Rumah

1. Panggil Kucing dengan Namanya

Salah satu langkah paling dasar sekaligus paling efektif dalam melatih kucing adalah selalu memanggilnya menggunakan nama yang sudah diberikan. Pendekatan ini membangun koneksi emosional antara kamu dan kucing secara perlahan namun pasti.

Di awal proses latihan, kucing memang membutuhkan waktu untuk mengenali dan merespons namanya sendiri. Namun, seiring berjalannya waktu dan dengan pengulangan yang konsisten, ia akan mulai menghampirimu setiap kali namanya dipanggil. Ini adalah fondasi dari semua pelatihan selanjutnya.

Baca Juga: Kucing Jantan Suka Kencing Sembarangan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

2. Latih Sebelum Jam Makan

Waktu terbaik untuk melatih kucing adalah sesaat sebelum jadwal makannya tiba. Pada momen ini, kucing cenderung lebih aktif, fokus, dan responsif terhadap perintah karena motivasi mendapatkan makanan sedang berada di puncaknya.

Manfaatkan situasi ini dengan memberikan makanan kesukaannya sebagai hadiah setiap kali ia berhasil melakukan sesuatu yang kamu ajarkan. 

Lakukan sesi latihan secara rutin dengan durasi maksimal 15 menit, atau bisa dipecah menjadi sesi singkat dua hingga lima menit namun dilakukan setiap hari tanpa terputus.

Baca Juga: 4 Makanan yang Berbahaya untuk Kucing, Ada Air Kelapa Hingga Bawang

3. Hindari Hukuman

Saat kucing melakukan kesalahan selama proses latihan, sebisa mungkin hindari memberikan hukuman dalam bentuk apapun. Membentak atau memukul mungkin bisa menghentikan perilaku nakalnya sesaat, namun dampak jangka panjangnya justru bisa membuat kucing menjadi takut, stres, bahkan depresi.

Sebagai gantinya, gunakan suara yang lembut dan ciptakan suasana latihan yang menyenangkan agar kucing merasa aman dan nyaman selama proses belajar berlangsung. Kamu juga bisa mencegah perilaku nakal dengan mengalihkan perhatiannya ke aktivitas yang lebih positif, seperti bermain di cat tree atau area bermain khusus yang sudah disiapkan.

Baca Juga: Cara Ampuh Merawat Bayi Kucing Tanpa Induk agar Tetap Hidup dan Cepat Besar

4. Berikan Pujian Secara Rutin

Pujian adalah salah satu alat motivasi paling ampuh dalam proses melatih kucing. Setiap kali kucingmu berhasil melakukan sesuatu yang diinginkan, segera berikan respons positif berupa pujian, belaian lembut, atau camilan favoritnya sebagai bentuk apresiasi.

Pujian tidak hanya mendorong kucing untuk terus mengulangi perilaku yang baik, tetapi juga menjadi cara yang hangat untuk mempererat ikatan emosional antara kamu dan hewan peliharaanmu. Semakin konsisten kamu memberikan pujian di momen yang tepat, semakin cepat pula kucing memahami apa yang kamu harapkan darinya.

Baca Juga: 6 Makanan yang Tidak Boleh Diberikan ke Kucing, Nomor 5 Sering Dianggap Aman

5. Bangun Rutinitas yang Konsisten

Kucing adalah hewan yang sangat bergantung pada rutinitas dan mudah merasa bosan jika aktivitasnya tidak terstruktur dengan baik. Oleh karena itu, membangun kebiasaan latihan yang terjadwal dengan durasi singkat namun dilakukan secara konsisten setiap hari adalah kunci keberhasilannya.

Pastikan sesi latihan dilakukan di waktu yang sama setiap harinya agar kucing bisa menyesuaikan diri dan mulai mengantisipasi waktu latihannya. Rutinitas yang terpola akan jauh lebih efektif dibandingkan sesi latihan panjang yang dilakukan sesekali dan tidak teratur.

Baca Juga: 6 Cara Efektif Mencegah Kucing Buang Air Sembarangan, Jeruk dan Serbuk Kopi Bisa Jadi Solusi

6. Mulai Latihan sejak Kucing Masih Kecil

Melatih kucing sejak usia dini adalah langkah paling ideal karena anak kucing masih dalam fase pembentukan karakter dan lebih mudah menyerap kebiasaan baru. Di usia ini, kamu bisa mulai mengajarkan hal-hal dasar seperti mengenali namanya, bermain bersama, dan merespons perintah sederhana dengan lebih mudah.

Meski begitu, kucing dewasa pun tetap bisa dilatih asalkan dilakukan dengan sabar, perlahan, dan penuh kasih sayang tanpa paksaan. Yang terpenting adalah konsistensi, karena perubahan perilaku pada kucing tidak terjadi dalam semalam, melainkan hasil dari proses yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga: 6 Cara Ampuh Mengusir Kucing Liar agar Tak Kembali Datang, Bisa Pakai Bubuk Kopi

Melatih kucing memang membutuhkan kesabaran ekstra, tetapi hasilnya sangat memuaskan ketika kucingmu mulai menunjukkan respons yang positif. Mulai terapkan enam cara di atas hari ini, dan rasakan sendiri bagaimana hubunganmu dengan si anabul semakin dekat dan menyenangkan!

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#cara melatih kucing #cara melatih kucing jadi penurut #tips melatih kucing #tips melatih kucing jadi penurut #cara agar kucing nakal jadi penurut