JP Radar Kediri – Aktivitas fisik memang membantu membakar kalori dan menjaga kebugaran tubuh. Namun, hasil penurunan berat badan juga sangat dipengaruhi oleh pola makan dan gaya hidup sehari-hari.
Tidak sedikit orang merasa berat badannya sulit turun meski sudah rutin berolahraga. Kondisi tersebut biasanya terjadi karena pola makan masih belum terkontrol dengan baik.
Beberapa jenis olahraga kardio seperti lari, bersepeda, dan berenang memang dikenal efektif membantu pembakaran kalori. Meski begitu, hasil maksimal tetap membutuhkan keseimbangan dengan pola hidup sehat lainnya.
Olahraga Saja Tidak Cukup
Olahraga memiliki peran penting dalam proses penurunan berat badan. Akan tetapi, kontribusinya tidak sebesar yang dibayangkan banyak orang.
Dalam proses diet, pola makan justru memegang peran yang jauh lebih besar. Banyak ahli menyebut pengaturan pola makan berkontribusi sekitar 80 persen terhadap keberhasilan penurunan berat badan.
Sementara itu, olahraga membantu sekitar 20 persen sisanya. Karena itu, olahraga tanpa pengaturan makan sering kali tidak memberikan hasil signifikan.
Tirta Mandira Hudhi atau yang dikenal sebagai dr. Tirta juga pernah menyinggung hal tersebut dalam sebuah podcast kesehatan. Ia menjelaskan bahwa olahraga tanpa menjaga pola makan tidak akan membuat berat badan stabil.
Menurutnya, tubuh mungkin mengalami perubahan komposisi otot dan lemak. Namun, penurunan berat badan tetap membutuhkan kontrol asupan kalori yang baik.
Baca Juga: Olahraga saat Bulan Puasa, Ini Waktu yang Paling Efektif
Defisit Kalori Menjadi Kunci
Salah satu cara paling efektif untuk menurunkan berat badan adalah menerapkan defisit kalori. Artinya, jumlah kalori yang masuk harus lebih sedikit dibandingkan kalori yang dibakar tubuh.
Defisit kalori membantu tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi. Dengan begitu, berat badan dapat turun secara bertahap dan lebih sehat.
Namun, defisit kalori tidak berarti harus makan terlalu sedikit. Tubuh tetap membutuhkan nutrisi yang cukup agar tetap sehat dan bertenaga.
Karena itu, penting memilih makanan dengan kandungan gizi seimbang. Diet ekstrem justru dapat mengganggu metabolisme tubuh.
Pilih Makanan Bernutrisi Tinggi
Menurunkan berat badan bukan hanya soal mengurangi porsi makan. Pemilihan jenis makanan juga sangat berpengaruh terhadap hasil diet.
Makanan tinggi serat dan protein dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Selain itu, makanan bergizi juga membantu menjaga massa otot selama proses diet.
Kurangi konsumsi makanan tinggi gula dan lemak berlebih. Kebiasaan mengonsumsi makanan manis secara berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori harian.
Perbanyak sayur, buah, dan sumber protein sehat agar tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang cukup. Pola makan sehat juga membantu menjaga energi saat beraktivitas.
Baca Juga: Run The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
Olahraga Tetap Penting Dilakukan
Meski bukan faktor utama, olahraga tetap memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Aktivitas fisik membantu meningkatkan metabolisme dan menjaga kesehatan jantung.
Olahraga juga membantu proses pembakaran lemak menjadi lebih optimal. Selain itu, tubuh akan terasa lebih bugar dan tidak mudah lelah.
Konsistensi menjadi hal yang paling penting dalam berolahraga. Tidak perlu terlalu berat, asalkan dilakukan rutin dan sesuai kemampuan tubuh.
Jenis olahraga bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Jalan kaki, jogging, atau bersepeda ringan juga cukup membantu menjaga kebugaran.
Istirahat dan Cairan Tubuh Jangan Diabaikan
Tidur yang cukup sangat penting dalam proses penurunan berat badan. Kurang tidur dapat memengaruhi hormon lapar dan meningkatkan keinginan makan berlebihan.
Selain itu, tubuh juga membutuhkan cairan yang cukup agar metabolisme berjalan lancar. Minum air putih membantu proses pembakaran lemak menjadi lebih optimal.
Stres berlebihan juga bisa memengaruhi pola makan seseorang. Karena itu, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga pola makan dan olahraga.
Olahraga memang membantu membakar kalori, tetapi penurunan berat badan tetap lebih dipengaruhi pola makan dan gaya hidup sehat. Kombinasi defisit kalori, olahraga rutin, istirahat cukup, dan pola makan seimbang menjadi cara paling efektif untuk membakar lemak secara sehat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil