JP Radar Kediri - Memelihara burung kenari memang menjadi salah satu hobi yang digemari banyak orang, terutama karena kicauannya yang merdu dan penampilannya yang menarik.
Namun, bagi para pemula, menentukan jenis kelamin kenari seringkali menjadi hal yang membingungkan. Jantan dan betina kerap terlihat serupa, terutama saat masih muda.
Tenang, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membedakan keduanya, mulai dari pengamatan fisik, perilaku, hingga metode ilmiah.
Baca Juga: Delapan Jenis Burung Jalak yang Ada Di Indonesia
1. Ukuran Tubuh
Cara paling awal yang bisa kamu perhatikan adalah ukuran tubuhnya secara keseluruhan. Kenari jantan umumnya memiliki tubuh yang sedikit lebih besar dan lebih panjang dibandingkan betina.
Amati proporsi tubuhnya dari ujung kepala hingga ekor. Jika terlihat lebih kekar dan memanjang, kemungkinan besar itu jantan.
2. Postur Tubuh
Selain ukuran, perhatikan juga cara burung berdiri. Kenari jantan biasanya berdiri lebih tegak dan tampak gagah, seolah sedang menunjukkan diri.
Sementara itu, kenari betina cenderung berdiri dengan postur yang lebih santai, sedikit membungkuk, dan tidak setegap jantan.
Baca Juga: Mudik Tenang, Burung Kesayangan Tetap Senang
3. Bentuk Kepala dan Paruh
Kenari jantan umumnya memiliki kepala yang lebih besar dengan paruh yang lebih tebal dibandingkan betina.
Perbedaan ini memang tidak terlalu mencolok, tapi jika kamu mengamatinya dengan seksama, apalagi jika membandingkan dua ekor kenari secara langsung, perbedaannya akan lebih mudah terlihat.
4. Bentuk Vent (Kloaka)
Vent atau kloaka adalah lubang di bagian bawah tubuh burung yang berfungsi sebagai saluran pembuangan sekaligus reproduksi.
Pada musim kawin, perbedaan ini menjadi lebih jelas. Vent jantan akan terlihat lebih menonjol dan memanjang, sedangkan vent betina tampak lebih datar atau sedikit membulat. Cara ini cukup efektif, terutama saat burung sudah memasuki usia dewasa.
Baca Juga: Bukan Migrasi Burung Biasa, Inilah Rahasia di Balik Pola Terbang Si Pipit Hitam yang Menakjubkan
5. Kemampuan Bernyanyi
Ini adalah salah satu cara paling mudah dan paling dikenal. Kenari jantan terkenal dengan kicauannya yang merdu, panjang, dan bervariasi. Mereka akan bernyanyi dengan semangat dan frekuensi tinggi, terutama saat musim kawin.
Berbeda dengan betina yang biasanya tidak bernyanyi atau hanya mengeluarkan suara kicauan pendek dan sederhana. Jadi, jika kenarimu rajin berkicau panjang dan nyaring, hampir dipastikan itu jantan.
6. Tingkat Keaktifan dan Gerakan
Kenari jantan juga cenderung lebih lincah dan aktif bergerak dibandingkan betina. Mereka sering melompat-lompat dari satu tangkringan ke tangkringan lain dengan penuh energi, terutama saat berada dekat dengan kenari lain.
Perilaku ini bisa menjadi petunjuk tambahan yang cukup membantu, terutama saat kamu memelihara lebih dari satu ekor kenari dalam satu kandang.
7. Perilaku saat Musim Kawin
Saat memasuki musim kawin, perbedaan perilaku antara jantan dan betina semakin kentara. Jantan akan lebih agresif dalam bernyanyi dan menunjukkan gerakan menggoda.
Betina, di sisi lain, akan terlihat lebih tenang namun sesekali menunjukkan sikap responsif seperti merunduk atau diam di tempat saat jantan mendekat. Mengamati interaksi keduanya bisa menjadi cara yang menyenangkan sekaligus informatif.
8. Tes DNA
Jika semua cara di atas masih belum memberikan kepastian, terutama untuk kenari yang masih sangat muda, kamu bisa memilih tes DNA sebagai solusi terakhir.
Tes ini memang memerlukan biaya dan proses di laboratorium, namun hasilnya memberikan kepastian hingga 100 persen soal jenis kelamin kenarimu.
Faktor Usia yang Perlu Diperhatikan
Satu hal penting yang perlu diingat. Pada kenari yang masih muda, perbedaan fisik maupun perilaku antara jantan dan betina belum terlalu terlihat jelas.
Seiring bertambahnya usia, ciri-ciri khas masing-masing jenis kelamin akan semakin tampak. Jadi, bersabarlah dan terus amati perkembangannya dari waktu ke waktu.
Dengan memahami delapan cara di atas, kamu akan lebih mudah mengenali jenis kelamin kenari peliharaanmu dan tentunya bisa merawat serta membiakkan mereka dengan lebih tepat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil